panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Muria
30 Januari 2012
Muncul di Sekolah, Ulat Bulu Ganggu Persiapan Ujian
REMBANG - Ulat bulu kembali menyerang di sejumlah wilayah di Kabupaten Rembang. Di Desa Dadapan, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang,  penduduk   merasakan dampak gatal-gatal akibat ulat tersebut.

Kegiatan belajar mengajar di MI Jamiyyatus Solihin Desa Dadapan juga terganggu. “Kami bahkan memulangkan sebagian siswa yang terserang gatal-gatal. Sebagian di antaranya belum masuk sekolah lagi hingga Sabtu kemarin,” jelas Zubair Ustman, Kepala MI Jamiyyatus Solihin, Minggu (29/1).

Serangan ulat bulu itu bukan kali ini saja terjadi. Beberapa bulan lalu warga setempat juga direpotkan oleh serangan ulat bulu. Wabah ulat bulu kali pertama dirasakan para pencari rumput di Gunung Song. Sepulang mencari rumput, mereka baru merasakan gatal hebat di tubuhnya.

Sempat menghilang, serangan ulat bulu kini mucul lagi dalam sepekan terakhir. Warga menduga angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Rembang dalam sepekan menjadi pemicu.

“Angin bisa saja menerbangkan bulu-bulu ataupun ulat dari wilayah hutan ke permukiman penduduk. Berbagai cara telah kami lakukan seperti pembakaran atau pengasapan, namun ulat tak juga berkurang,” jelasnya.

Minta Bantuan

Zubair mengaku sudah berulang kali meminta bantuan dinas terkait untuk membantu penanganan ulat bulu. “Namun hingga hari ini belum juga ada bantuan yang datang. Kami berharap dinas terkait segera turun tangan,” katanya.

Serangan sporadis ulat bulu selama angin kencang melanda kabupaten itu juga dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Sluke, Lasem, dan Sale.

“Butuh penanganan cepat. Apalagi siswa saat ini tengah melakukan persiapan untuk menghadapi ujian nasional (UN),” tandasnya.

Koordinator Pengamat Hama pada Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Kabupaten Rembang Sri Hartono kepada wartawan mengatakan, serangan ulat bulu banyak disebabkan oleh faktor perubahan cuaca yang terjadi belakangan ini.

 “Kami akan siapkan petugas dan peralatan untuk upaya pengendalian,” jelasnya. (H62-60)

(/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER