panel header


RUKUN AGAWE SANTOSA
Bersatu Kita Teguh
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Banyumas
30 Januari 2012
Haji dengan ”Riswah” Dilarang
BANYUMAS- Bahtsul Masail Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyumas Putaran I yang diselenggarakan di SMK Maarif NU 2 Ajibarang kemarin, membahas permasalahan kuota haji.

Terkait calon haji yang mengupayakan berangkat lebih awal dari daftar tunggu tetapi membayar sejumlah uang kepada pihak tertentu, muncul dua pendapat. Melalui sejumlah dalil dan dasar yang dikemukakan sejumlah kiai, hal itu tergolong riswah(suap) sehingga tidak diperbolehkan. Adapun yang lainnya menyatakan diperbolehkan karena merupakan ju'alah(sayembara atau lomba).

Salah satu anggota Tim Perumus Bahtsul Masail yang membidangi tentang haji, KH Khariri Sofa mengatakan, permasalahan pemberangkatan haji itu  terkait dengan kuota yang disediakan pemerintah dan kesiapan para calon haji.  "Dalam perkembangan pembahasan itu memang ada yang menyebut hal tersebut sebagai riswah (suap) dan ju'alah bagi pemberangkatan haji yang menggunakan kuota tambahan," katanya.

Katib Syuriah PC NU Banyumas, KH Mughni Labib MSi menjelaskan, disebut riswah karena sejumlah calon haji membayar sejumlah uang agar mendapatkan kuota tambahan untuk pemberangkatan lebih awal dari daftar tunggu aslinya. Adapun pandangan pemanfaatan kuota haji tambahan itu sebagai ju'alah atau sayembara atau lomba, mengingat jumlah yang ada dalam kuota tambahan yang merupakan kebijakan nasional tersebut diperebutkan oleh calon haji di daerah dan dalam waktu terbatas.

"Perbedaan pandangan terkait kuota haji tambahan ini muncul persoalan ada sebagian calon haji yang mengupayakan berangkat lebih awal menggunakan kuota tambahan nasional, namun dengan membayar sejumlah uang kepada pihak tertentu," jelas Mughni Labib.

Wakil Katib I Syuriah PCNU Banyumas Ansori MAg mengatakan, hasil rumusan dari Bahtsul Masail itu bukan rumusan final. Pasalnya, rumusan tersebut akan dibawa oleh delegasi Banyumas untuk dibahas kembali bersama dengan Pengurus Wilayah NU Jawa Tengah. (sus-64)

(/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER