BUMIAYU- Angin kencang yang bertiup sejak Selasa-Jumat (24-27/1) di wilayah Paguyangan, Brebes, mulai mereda sejak Sabtu (28/1). Kondisi itu dimanfaatkan oleh sejumlah warga untuk melakukan perbaikan rumah.
Berdasarkan pantauan, rata-rata warga memperbaiki atau mengganti atap genteng yang lepas dan pecah dihempas angin kencang. Salah satunya adalah Sahudi warga Dukuh Buaran Desa Wanatirta yang terpantau tengah memperbaiki bagian atap rumah. Beberapa genteng rumah yang menghadap areal persawahan itu lepas dihempas angin kencang.
"Baru sekarang bisa diperbaiki, tiga hari terakhir tiupan angin masih cukup kencang sehingga tak berani naik ke atap," kata dia.
Adapun rumah Iswandi (33) yang sebagian roboh masih dibiarkan utuh. Menurut rencana, rumah yang belum genap dua tahun dihuni tersebut akan dibongkar melalui gotong royong warga.
Kepala Desa HM Kurdi menyatakan perbaikan atap genteng juga dilakukan oleh warga di sejumlah pedukuhan lainnya.
Dalam catatannya, angin kencang mengakibatkan dua rumah warga roboh dan puluhan lainnya mengalami kerusakan ringan. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp 60 juta.
"Kerusakan ringan meliputi genteng yang lepas. Sekarang sudah mulai diperbaiki oleh masing-masing pemilik rumah," kata Kades
Salurkan Bantuan
Bersamaan dengan aktivitas warga melakukan perbaikan rumah, Pemkab Brebes menyalurkan bantuan logistik kepada warga Dukuh Buaran yang rumahnya roboh, masing-masing Iswandi (33) dan Dasimpen (70).
Bantuan berupa sembako, pakaian, selimut tersebut diserahkan oleh Plt Sekda Wisnu Broto SH MH. Ikut menyaksikan diantaranya Kepala Kesbangpolinmas H Rais Khana, Camat Supriyadi SSos, Kades HM Kurdi.
"Bantuan ini merupakan kepedulian Pemkab guna membantu korban dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata Wisnu Broto.
Selain logistik, Pemkab juga akan menyalurkan bantuan dana rehabilitasi untuk perbaikan rumah. Bantuan tersebut akan direalisasikan setelah prosedur dan aturan pencairan selesai dilakukan.
"Nanti akan disalurkan bantuan dana rehabilitasi rumah yang roboh," ujarnya.
Kepala Kesbangpolinmas H Rais Khana menambahkan nilai bantuan dana rehabilitasi rumah warga yang roboh berkisar Rp 4 juta. Meski angin kencang sudah mereda, pihaknya meminta warga tetap waspada.
Sementara salah seorang warga yang rumahnya roboh, Iswandi mengaku lega setelah dikunjungi oleh pejabat pemerintah. Apalagi pihaknya juga dijanjikan akan mendapatkan bantuan dana rehabilitasi. "Saya sangat berterima kasih, itu akan sangat membantu kami," katanya. (H51-86)
(
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad