BREBES- Belasan rumah di Desa Cigadung, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes rusak, dan satu bangunan rumah roboh akibat diterjang angin puting beliung, Sabtu (28/1) sore. Selain rumah, terjangan angin topan juga menyebabkan lahan pertanian warga rusak dan sejumlah pohon tumbang.
Informasi yang dihimpun Suara Merdeka menyebutkan, angin berkecepatan tinggi itu menerjang pemukiman warga sekitar pukul 14.30. Awalnya, hujan gerimis mengguyur desa yang berada paling barat di Kecamatan Banjarharjo tersebut.
Tak lama berselang, angin kencang datang dari arah barat menuju ke timur. Akibatnya, rumah milik Aman (55) warga Desa Cigadung, roboh. Rumah dengan bangunan semi permanen itu tidak kuat menahan terjangan agin. Sementara, lima rumah lainnya rusak berat di bagian atap serta belasan lainnya rusak ringan.
Koordinator Tim SAR Pemkab Brebes, Adhe Dhanie Raharjo SH mengemukakan, angin puting beliung menerjang Desa Cigadung, dua kali berturut turut. Sebelumnya, angin puting beliung juga menerjang desa itu pada Jumat (27/1) sekitar pukul 01.30. Akibat kejadian itu, 19 rumah rusak ringan. (H38-15)
Empat Anak Dirujuk ke RS Harapan Kita
TEGAL- Empat anak penderita kelainan jantung asal Kota Tegal akan segera dibawa ke RS Jantung Harapan Kita di Jakarta, untuk menjalani perawatan. Keempat balita tersebut yakni Mutia Lulu Adzmi (6) warga Jl Lamongan RT 3 RW 1 Kelurahan Kalinyamat Wetan, Alifa Bian (1,5) warga Jl Hanoman RT 11 RW 2 Kelurahan Slerok, Kenzo (4) dan Annisa Faah RA (3) warga RT 9 RW 4 Kelurahan Panggung.
Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Sumito SIP mengemukakan, empat anak tersebut berasal dari keluarga kurang mampu. Mereka dirujuk ke RS Jantung Harapan Kita, Jakarta untuk mendapat perawatan dan pengobatan.
”Dari empat anak itu hanya Mutia Lulu Adzmi yang memiliki fasilitas Jamkesmas, sedangkan tiga balita lainnya belum mendapat fasilitas Jamkesmas maupun Jamkesda,” terangnya, belum lama ini saat ditemui mengantar ibunda Mutia Lulu Adzmi menghadap Wali Kota Tegal.
Menurut Sumito, anak-anak tersebut akan segera diantar Dinsosnakertrans ke RS Jantung Harapan Kita, setelah administrasi lengkap.
Dia menjelaskan, Dinsosnakertrans berusaha memfasilitasi penderita untuk mendapat pengobatan. Adapun biaya pengobatan ditanggung Jamkesmas maupun Jamkesda. Untuk biaya akomodasi keluarga selama menunggu pasien ditanggung keluarga masing-masing. ”Kami akan membantu biaya transportasi ke Jakarta,” jelasnya. (H45-74)
(
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad