SLAWI - Sugito (14) salah satu korban yang hilang terseret ombak di Pantai Desa Munjungagung, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, pada Minggu (22/1) lalu, belum ditemukan.
Setelah sempat dihentikan selama beberapa hari karena cuaca buruk, Tim SAR gabungan berencana melanjutkan pencarian remaja asal Desa/Kecamatan Tarub tersebut.
Anggota Tim SAR Galawi, Arif Rahman menjelaskan, setelah tiga hari tim menghentikan pencarian. Hal itu sesuai dengan standar prosedur operasi pencarian organisasi tersebut. Namun, Arif menjelaskan, pihak keluarga Sugito berharap pencarian terus dilanjutkan sampai ketemu.
”Memang ada permintaan dari keluarga dan pihak desa untuk melanjutkan pencarian. Kami juga sudah koordinasi dengan SAR Pemalang dan Pekalongan hingga Semarang untuk melanjutkan pencarian,” imbuhnya.
Arif menyebutkan, ada kabar penemuan sosok mayat yang tak dikenal di Pantai Semarang, kemarin. Namun, pihaknya belum bisa memastikan apakah sosok tersebut adalah Sugito atau bukan.
”Kemungkinan korban hanyut hingga ke Semarang memang ada, karena ombak dan angin bergerak ke timur. Namun, kami belum bisa memastikan apakah sosok yang ditemukan itu adalah Sugito atau bukan,” lanjutnya.
Seperti pernah diberitakan, tiga remaja asal Desa/Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal hilang terseret ombak saat berenang di Pantai Desa Munjuangagung, sepekan silam. Mereka Wahyu Faisal (13), Tigur Rifai (14), dan Sugito (14).
Wahyu ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di galangan kapal Maribaya, sekitar 2 kilometer dari lokasi mereka berenang, Minggu (22/1) petang. Adapun Tigur ditemukan tewas tiga hari kemudian di Pantai Petarukan Pemalang, sekitar 25 kilometer dari lokasi kejadian. (K22-88) (
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad