banjarnegara - Warga Desa/Kecamatan Batur yang rumahnya rusak, sementara diminta tetap berada di pengungsian, sebab setiap saat angin kencang masih bisa datang. Imbauan tersebut disampaikan Kades Batur Solahudin, kemarin.
Dia mengatakan, jumlah rumah yang mengalami kerusakan sebanyak 207 rumah. Adapun yang roboh rata tanah sejumlah 14 rumah. Kini sudah didirikan posko koordinasi di balai desa untuk pendataan.
''Angin sudah mulai mereda, tidak terlalu kencang dan intensitas hujan sudah menurun. Meski demikian, warga tetap kami minta berada di pengungsian karena dimungkinkan angin kencang bisa datang lagi. Sementara warga belum ada yang memperbaiki rumahnya yang rusak,'' katanya.
Sementara itu, akibat terjangan angin kencang membuat jalan Pejawaran - Karangkobar sempat ditutup karena banyaknya pohon pinus yang tumbang dan melintang jalan. Diperkirakan ratusan batang pohon tumbang di area hutan negara yang masuk Desa Kubang tersebut. Penutupan jalan dilakukan supaya tidak membahayakan pengguna jalan.
Menyusul kondisi yang sudah mulai tenang, tim SAR dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sejumlah 12 orang akan ditarik dan selanjutnya diserahkan kepada SAR lokal Banser Serba Guna (Bagana). Sebanyak 206 personel Bagana akan bertugas secara bergiliran. (cs,H25-44) (
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad