
TEGAL - Aktivitas di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhan dan TPI Tegalsari, Kota Tegal lumpuh, Kamis (26/1). Hal itu terjadi karena imbas dari adanya aksi yang dilakukan Asosiasi Bakul Ikan Tegal (ABIT) yang menolak adanya rencana pembangunan cold storage.
Sekertaris ABIT, Gunaryo mengatakan, melalui surat No 060/01/2012, tertanggal 24 Januari 2012 pihaknya meminta para bakul ikan untuk ikut bersama-sama ke Balai Kota Tegal guna menyampaikan pernyataan sikap kepada Wali Kota. Yakni, terkait penolakan rencana pembangunan cold storage yang dinilai akan memberikan dampak buruk bagi para bakul ikan. Sedangkan, untuk aktifitas lelang di TPI sementara waktu ditiadakan.
Dari pantauan, karena tidak ada bakul yang mengikuti lelang, sejumlah kapal yang berada di kolam pelabuhan terpaksa belum bisa membongkar ikan hasil tangkapan untuk dilelang. Meskipun demikian, sekitar pukul 10.00 ada lelang, namun hanya satu kapal dan proses lelang berlangsung singkat.
Bakul ikan, Eli (48) dan Ningsih (50) ketika di temui TPI Tegalsari mengatakan, aktifitas lelang sangat sepi sehingga kondisi TPI terlihat lengan. Selain karena banyak bakul ikan yang memilih untuk tidak mengikuti lelang, juga dipengaruhi cuaca buruk, sehingga hasil tangkapan ikan nelayan sedikit. ”Biasanya lelang berlangsung dari pagi hingga sore, namun saat ini kondisinya sepi,” katanya.
Hal serupa disampaikan Karyawan TPI, Ratno. Menurut dia, aktifitas lelang sepi karena sebagian besar bakul ikan mendatangi Balai Kota Tegal. Padahal, pada hari-hari biasa lelang mulai pukul 08.00 selesai pukul 15.00, dengan rata-rata kapal yang menurunkan ikan hasil tangkapannya mencapai 5 hingga delapan kapal/hari. (H17-23)
(/)