panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Pantura
26 Januari 2012
Kata Mereka
Mengembangkan Potensi Pekalongan
LAMA tinggal di Ja­karta, tidak membuat Siti Mae­saroh (19), salah seorang finalis Putri Batik Pantura 2012 lupa kampung halaman. Terlahir di Kabupaten Pekalongan, 25 Agustus 1992, Mae­saroh memutuskan pu­lang ke Peka­longan di saat ia baru mulai merintis menjadi bintang sinetron di Ibu Kota.

Keputusannya itu telah dpikirkan matang. Ia me­ninggalkan Jakarta karena ingin berpartisipasi dalam membangun dan me­ngembangkan potensi Kabupaten Pekalongan. Yakni melalui ajang Pemilihan Putri Batik Pantura 2012.

”Selama tinggal di Jakarta, saya banyak bertemu dengan orang-orang dari berbagai daerah. Banyak dari mereka yang menanyakan, ada apa di Kabupaten Pekalongan? apa yang menarik dari Kabupaten Pekalongan?” paparnya saat berbincang dengan Suara Merdeka di kantor perwakilan Suara Merdeka Pekalongan beberapa waktu lalu.

Pariwisata

Ia pun memutuskan untuk meninggalkan dunia sinetron yang telah dimasuki sejak duduk di kelas 1 SMA dan kembali ke Kabupaten Pekalongan. Me­nurutnya, banyak potensi di Kabupaten Peka­longan yang bisa digali dan dikembangkan.

Karena itu, Saat ini, gadis yang pernah bermain dalam sejumlah sinetron, di antaranya ”Nada Cinta”, ”Citra Fitri” dan ’Cinta Cenat-Cenut” itu mulai mendalami pengetahun tentang Kabupaten Pekalongan. Mempelajari adat masyarakat, potensi ekonomi dan pariwisata di Kabupaten Pekalongan.

Hal itu nantinya akan diperkenalkan kepada masyarakat luas. Selama ini, lanjut dia, untuk memperkenalkan Kabupaten Pekalongan, biasanya ia mengajak teman-temannya dari Jakarta untuk berkujung ke Kabupaten Pekalongan.

”Saya ingin banget membagun dan mengembangkan potensi pariwisata Kabupaten Pekalongan. Siapa lagi yang akan mengembangkan Kabupaten Pekalongan jika bu­kan putra putri daerah? Saya ingin Kabupaten Pekalongan dikenal masyarakat luas,” tegasnya. (Isnawati-23)

(/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER