
KAJEN - Menjelang pelaksanaan UJian Nasional (UN) April mendatang, semua guru di MAN 1 Pekalongan diwajibkan untuk mendampingi siswa Kelas XII. Hal itu disampaikan Kepala MAN 1 Pekalongan Ahmad Nadjid kepada Suara Merdeka, kemarin.
Menurut dia pendampingan itu dimaksudkan untuk lebih mendekatkan diri kepada siswa dan mengetahui persoalan yang dihadapi tiap siswa.
Melalui guru pendamping, siswa tidak hanya bisa berkonsultasi tentang mata pelajaran yang di-UN-kan, namun juga persoalan lain. ''Melalui pendampingan siswa bisa mengungkapkan persoalan dia di sekolah atau di rumah,'' tuturnya.
Pendampingan itu dinilai lebih efektif karena siswa bisa kapan saja berkonsultasi. Tiap guru akan mendampingi 8-10 siswa. ''Jumlah guru di sekolah ini ada 58 orang, dan hampir semuanya mendampingi siswa,'' tuturnya.
Sementara jumlah kelas XII yang akan ikut UN ada 225 siswa. ''Dari hasil pemantauan selama ini banyak persoalan yang dikonsultasikan siswa dan itu jadi masukan untuk memperbaiki sistem pengajaran di sekolah kami,'' tuturnya.(G16-48)
Masyarakat Perikanan Datangi PPP Tegalsari
TEGAL - Ratusan masyarakat perikanan, terdiri atas pengusaha ikan filet, bakul ikan, dan pengusaha ikan asin yang tergabung dalam masyarakat Penggiat Perikanan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tegalsari, Kota Tegal mendatangi Kantor PPP Tegalsari Tegal, Selasa (24/1). Hal itu mereka lakukan untuk meminta kepala PPP Tegalsari agar menolak perizinan investasi PT Nirmala Group di kawasan Blok B1.
Salah seorang perwakilan masyarakat penggiat perikanan PPP Tegalsari, H Muri mengatakan, keberadaan usaha yang akan dilakukan PT Nirmala Group dikhawatirkan bisa mengancam perekonomian masyarakat sekitar PPP Tegalsari. Sebab, selama ini pengusaha ikan asin yang ada di Blok J PPP Tegalsari hanya menerima ikan sisa dari lelang. Sedangkan, ikan-ikan segar hasil tangkapan nelayan banyak diborong oleh pengusaha luar.
"Dengan kondisi seperti ini kami meminta pengelola PPP Tegalsari sebagai pemilik lahan tidak mengeluarkan rekomendasi persetujuan pembangunan usaha milik PT Nirmala Group Tegal," katanya.
Menanggapi masalah tersebut, Kepala PPP Tegalsari, Dr Ir Soemaryono MSi mengatakan, rencana pembangunan usaha perikanan dari PT Nirmala Group memang sudah diajukan pada tanggal 13 Agustus 2011. Saat surat diajukan PPP Tegalsari masih berada di kepemimpinan kepala PPP Tegalsari lama. Sedangkan dia, menjabat sebagai kepala PPP Tegalsari Tegal mulai bulan November 2011.(H17-48)
(/)