panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Pantura
25 Januari 2012
Sering Dianiaya, Berat Badan Kaisar 7,4 Kg

SLAWI- Berat badan Kaisar Imam Qhozali Al Farezi (2) warga RT 2/RW 6 Desa Sumbaga, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, kemarin 7,4 kg.

Tenaga Kesehatan Puskesmas Bumijawa, Kholis menjelaskan, berat badan Kaisar sebelum dirawat hanya 5,7 kg. Padahal, kondisi normal balita berusia dua tahun sekitar 12 kg.

”Setelah dirawat selama 20 hari di puskesmas Bumijawa, berat badannya sudah meningkat menjadi 7,4 kg. Asupan gizi Kaisar kurang, sehingga kami berencana merawatnya hingga tiga bulan,” katanya.

Seperti diberitakan, kedatangan Kaisar ke puskesmas Bumijawa pada Kamis (12/1) lalu, membuat warga geger. Pasalnya, tubuh anak malang itu tidak seimbang dengan usianya.

Tangan, kaki, dan tubuhnya sangat kurus. Sejumlah warga menduga anak itu ditelantarkan.

Ibu kandung Kaisar, Musafaah (25) yang sebelumnya tidak bersedia memberikan keterangan, akhirnya membeberkan perilaku suaminya, Nuridin (30) yang dinikahinya setahun silam.

Ia menikah dengan Nuridin sudah menyandang status janda beranak dua.

Kaisar merupakan anak kedua dari Musafaah dengan suami pertama. Setelah menjadi pasangan suami-istri Nuridin yang kesehariannya bekerja sebagai buruh tani kerap bertindak kasar terhadap Kaisar.

Korban kerap mendapatkan pukulan dan sundutan rokok di sejumlah bagian tubuhnya.

”Saya tidak berani melawan, karena kalau saya menolong Kaisar akan dipukul,” tutur Musafaah, menitikkan air mata.

Mustofaah tidak bisa berbuat banyak untuk menolong anaknya, karena dirinya juga diancam akan dibunuh jika meminta tolong kepada orang lain. Ia juga dilarang untuk keluar rumah. Suaminya juga mengancam tetangganya jika ada yang berani menolong.

Ditahan

Kaisar akhirnya diselamatkan warga, saat ayah tirinya tengah berada di sawah.

”Setelah Kaisar sembuh, keluarga dari Surabaya akan menjemput. Tapi, saya belum ada pikiran untuk bercerai,” terangnya.  

Kapolres Tegal AKBP Nelson P Purba SIK melalui Kasat Reskrim AKP Rudi Wihartana mengungkapkan, pelaku yang merupakan ayah tiri korban telah ditahan beberapa waktu lalu.

”Kini, kasus dugaan penganiayaan itu telah memasuki proses penyelidikan,” jelasnya.

Informasi penganiayaan Kaisar memunculkan simpati masyarakat. Sejumlah instansi pemerintah dan masyarakat umum berbondong-bondong memberikan bantuan, termasuk anggota Departemen Pertanian dan Perikanan Kelautan DPP PDIP, Damayanti Wisnu Putranti SIP. (H64-48)

(/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER