panel header


RUKUN AGAWE SANTOSA
Bersatu Kita Teguh
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Kampus
07 Januari 2012
DEBAT : "Aksi sondang Hutagalung"
Tak Perlu Bakar Diri
  • Widodo : Mahasiswa Jurusan Syari’ah, Fakultas Agama Islam Unissula
TINGKAT kekecewaan rakyat terhadap pemerintah begitu memuncak. Aksi Sondang Hutagalung, mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK), seharusnya menjadi inspirasi bagi para mahasiswa untuk menggalang aksi, tapi dengan cara yang berbeda (bukan bakar diri). Namun, hingga kini belum juga hadir kekuatan pemersatu yang dapat menggerakkan upaya penyelamatan negara, yang menurut  mahasiswa sangat kacau selama di bawah pemerintahan  SBY.

Aksi bakar diri Sondang adalah wujud frustrasi anak muda atas pengelolaan negara. Pemerintah lamban, bahkan tidak cakap dalam mengelola ekonomi, hukum, politik, sosial budaya, dan juga pendidikan. Apa yang tertuang dalam UUD 1945 tentang konsep berbangsa dan bernegara dengan muara rakyat yang sejahtera tidak bisa dicapai, karena pengelola negara (DPR dan eksekutif) tidak punya kapasitas dan visi kenegaraan yang jauh ke depan.

Nasib negara saat ini adalah wujud dari pemuda masa lalu. Sementara wujud negara yang akan datang tergantung pemuda saat ini. ”Beri aku sepuluh pemuda, maka akan kurubah dunia,” ujar Bung Karno.

Jelas sudah bahwa yang paling berpengaruh untuk mengubah dunia, khususnya Indonesia, adalah pemuda. Jadi, peran pemuda untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur tidak boleh dianggap remeh.

Mahasiswa sebagai kaum intelektual harus bisa memberi kontribusi banyak untuk kemajuan Indonesia. Sebagiamana jargonnya, mahasiswa adalah agen perubahan.

Mahasiwa berperan penting dalam mengawasi jalannya pemerintahan. Mengontrol gerak elite politik dan penguasa yang sering sewenang-wenang. Sebagai pemuda, penerus estafet kepemimpinan bangsa, kita harus peka terhadap permasalahan yang banyak timbul di negara kita. Mahasiswa harus tetap terus berjuang membela rakyat jelata, melanjutkan perjuangan Sondang yang murka terhadap pemerintah.

Tidak perlu lagi dengan bakar diri, akan tetapi harus all out dalam penegakkan keadilan. Di tangan pemudalah nasib bangsa berikutnya, di tangan pemudalah nasib rakyat jelata. Kenang Sondang, hargai jasanya, dan teruskan perjuangannya. (24)

(/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER