panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Wacana
02 Januari 2012
Surat Pembaca
Guru GTT Vs Guru Sertifikasi
Berbicara GTT maupun guru yang lolos sertifikasi, setelah kami analisis, dalam sebuah realita praktis di lapangan banyak terjadi sebuah penyimpangan, baik dalam beban kerjanya, insentif, dan lainnya. Sadarkah wahai semua guru? Ketika kami berdiskusi dengan teman-teman, banyak yang mengartikan bahwa secara beban kerja, guru GTT sebagai ’’sapi perah’’ dengan dalih mengabdi.

Hal itu sering ’’menjadi senjata’’ bagi para guru-guru bersertifikat untuk mau melakukan segala urusan administratif kependidikan. Ada juga alasan guru bersertifikat sudah ’’sepuh’’, sehingga guru GTT yang menjadi tumpuan dalam menjalankan roda pendidikan. Selain menjadi guru yang bepredikat ’’sapi perah’’ maupun ’’ujung tombok dan ujung tombak’’, dilihat dari sisi insentifnya, guru GTT juga menyandang gelar  ’’Guru Tingak Tinguk (GTT)’’. Sungguh malang dan kasihan, di kala wajah berseri dan senyum menyungging di bibir guru bersertifikat, guru GTT hanya ’’tingak-tinguk’’ berbekal kata ’’sabar’’ ketika menerima gaji sudah tiba. Apakah ini bagian dari formulasi kebijakan?

Saya kira tidak, dalam formulasi kebijakan tidak ada yang namanya guru GTT. Tapi keberadaan GTT juga tidak dipermasalahkan, namun hanya kesadaran realita yang perlu idealis. Seharusnya kinerja guru bersertifikat sebanding dengan insentif yang diterima. Di lain sisi, budaya yang berkembang dalam ranah masyarakat bahwa guru GTT menjadi bagian langkah awal untuk menuju guru PNS. Sekali lagi saya belum mengetahui formulasi kebijakan yuridis bahwa bagi guru yang akan menjadi PNS harus mengabdi dulu untuk mendapat gelar sapi perah dan guru tingak-tinguk. Namun dimana keadilan jika hal ini menjadi budaya?

Seharusnya jika berdalih untuk membantu, hanya untuk latihan dan mencari pengalaman, seharusnya guru yang bersertifikat harus sadar diri dan ada kesadaran memberi dengan ikhlas sekian persen atas kinerja bagi guru GTT. Selain itu, apresiasi tidak hanya dalam wujud ranah berbicara ’’kehidupan’’. Namun dalam ranah akademika, guru yang telah lolos sertifikasi, seharusnya memberi kebebasan bagi guru GTT untuk berkreativitas dalam penerapan metoda, konsep dalam proses pembelajaran sesuai dengan SK/KD, sehingga pembelajaran tidak monoton. Dengan begitu diharapkan guru GTT dan bersertifikat mampu berkolaborasi untuk mewujudkan idealitas pendidikan dengan kesadaran diri dan kebebasan dalam proses (acuanya tetap SK/KD).

Hendri Unduh N
Mahasiswa Stainu Kebumen
Jl Cemara Karangsari, RT 02/02
Kec Kebumen, Kebumen
087 837 850 461

* * *

Onderdil di Ahass Mahal

Pada tanggal 3 Desember 2011 saya mengganti kampas rem belakang AHM Supra X 125 di Ahass 060809 Bengkel Dua Sejati (sebelah STM Dr Cipto Semarang), dengan pertimbangan dekat kediaman saya di Bugangan. Harga onderdil plus ongkos pasang Rp 47.000 (fotokopi kuitansi terlampir).
Sebetulnya di awal saya agak ragu, tetapi tak apalah, mungkin harga sudah naik. Tetapi setelah saya bercerita dengan tetangga yang asli orang Semarang, dia mengatakan mahal sekali. Karena penasaran, tanggal 4 Desember 2011 saya SMS Holimen 08886551674 untuk menanyakan berapa harga sebenarnya. Namun saya tunggu beberapa hari tidak ada balasan, akhirnya saya SMS lagi.
Akhirnya 10 Desember 2011 saya dihubungi pihak Astra menanyakan pokok permasalahan, dan saya jelaskan semua dan dijanjikan akan diklarifikasi dengan Ahass yang bersangkutan. Saya tunggu-tunggu tetapi tidak ada jawaban lagi. Saya semakin penasaran dan mencoba mencari tahu jawabannya. Saya mendatangi Ahass 1108 (tempatnya lebih kecil dari Ahass 06809) untuk menanyakan harga onderdil tersebut, kampas rem belakang AHM Supra X 125 seharga Rp 25.000, dan ongkos pasang Rp 10.000, total Rp 35.000 atau selisih Rp 12.000.
Tanggal 13 Desember 2011 saya SMS ke Holimen dan mendapat jawaban dari Astra kalau Ahass yang bersangkutan sudah mengklarifikasi saya dan dicoba menghubungi Ahass tersebut pada jam 17.45 tidak tersambung. Apa Ahass 06809 buka sampai malam? Padahal saya tidak pernah sekali pun dihubungi Ahass tersebut.
Kenapa Astra percaya begitu saja? Kenapa tidak menanyakan kepada saya? Saya kecewa atas  pelayanan itu, dan baru tanggal 14 Desember 2011 saya ditelepon Ahass yang bersangkutan, tetapi tidak saya angkat karena tidak mengenali nomornya. Sorenya saya mendapat SMS yang isinya meminta kesediaan saya untuk datang menyelesaikan masalah ini, dan mereka mohon maaf. Juga dikatakan bahwa Ahass hanya bisa SMS karena menghubungi saya berkali-kali tidak bisa. Padahal hanya satu kali yang masuk HP saya.
Sampai surat pembaca ini saya tulis, sudah tidak pernah dihubungi pihak Astra dan Ahass 060809.

Antonius S Irawanto, SH
Taman Agung RT 04 RW 02
Sragen 57215
0856740498484

* * *
Komitmen DP Mall
Kurang Jelas

Di dinding konter customer service (CS) Carrefour DP Mall Semarang, tertulis komitmen Carrefour ’’barang kembali, 100% uang kembali’’. Dengan tulisan kecil di bawahnya ’’lengkap dos dan nota, maksimal 7 hari, kecuali dalaman dan fresh produk’’, sehingga kurang jelas.
Eh..., giliran saya akan mengembalikan barang, petugas CS mengeluarkan fotokopi syarat dan ketentuan macam-macam untuk komitmen barang kembali 100 persen uang kembali.
Kok tidak ditulis di dinding CS-nya, bahwa masih berlaku dan banyak syarat dan ketentuan lain? Saya sebagai konsumen beranggapan bahwa ketentuan hanya tiga poin seperti yang dicantumkan di dinding konter.
Terima kasih.

Mario Setyo H
Jl Cemara IV No 44
Salatiga
08882569468

* * *
Wisma Sari Ngaliyan
Rawan Kriminalitas

Peristiwa ini saya alami Minggu, 4 Desember 2011 sekitar pukul 20.30. Saat itu saya hendak pulang dari rumah teman di Jalan Wisma Sari 4 Ngaliyan-Semarang, dan keadaan di daerah itu mati lampu. Pada waktu saya berpamitan dan posisi masih di depan rumah teman, saya memutar motor. Dari arah atas ada lelaki yang mengendarai motor, sepertinya Suzuki Satria FU warna merah stripping hitam.
Secara tiba-tiba dia menarik tas saya dan kabur. Betapa terkejut dan paniknya saya, dan seketika menjatuhkan motor dan mengejar orang itu. Saat itu kebetulan ada pengendara lain yang lewat, dan saya stop untuk minta bantuan mengejar penjambret. Namun sampai di daerah Jrakah (traffic light Pasar Jrakah) kami kehilangan jejak.
Akhirnya saya bersama orang yang menolong ke Polsek Tugu melaporkan ke petugas, tapi mereka tidak bisa membantu, dengan alasan tempat kejadian perkara (TKP) bukan wilayahnya. Saya agak kecewa dengan respon itu, akhirnya saya diantar orang yang menolong saya ke Polsek Ngaliyan. Saya melapor ke petugas TKP dimana saya dijambret, yang letaknya tidak jauh dari kantor Polsek Ngaliyan. Petugas mengatakan mereka sempat mendengar teriakan orang, yaitu saya, tapi menurut mereka suaranya tidak begitu jelas.
Mereka minta keterangan pada saya, tentang pelaku. Namun karena saat kejadian listrik di daerah itu mati,  hanya jenis motor dan sedikit ciri fisik penjambret yang saya lihat, sementara plat nomor motor tidak terlihat. Memang petugas kesulitan untuk melacak, karena plat nomor motor penjambret tidak saya ketahui. Paginya saya datang lagi ke Polsek Ngaliyan untuk meminta surat kehilangan, karena semua surat-surat berharga (KTP, SIM, STNK, ATM) di dalam tas hilang.
Dari peristiwa yang saya alami ini, saya ingin berbagi kepada para perempuan, jika mengendarai motor sendirian pada malam hari dan melewati daerah itu agar ekstra hati-hati, karena daerah itu ternyata sangat rawan, meskipun dekat kantor polisi. Bagi mas yang telah menolong malam itu, saya ucapkan terima kasih sedalam-dalamnya karena sudah mau membantu, meskipun Saudara tidak mengenal saya.
Kepada bapak-bapak polisi, tolong diperhatikan dan lebih tanggap dengan kejadian seperti ini. Sedang bagi Anda, orang yang telah mencuri tas saya, jika membaca tulisan ini, sekiranya uang dan handphone itu bermafaat, saya sudah merelakan. Namun untuk surat-surat berharga, saya mohon dikembalikan. Hanya itu yang saya minta. Terima kasih.

Ika Fitriana
Jl Candi Mas Selatan VI/197
Semarang
081 225 7722 00, (024) 8665428

* * *
Jadi Korban
’’Tikus Bus’’

Saya seorang mahasiswa Universitas Airlangga, Surabaya, yang sering menggunakan fasilitas transportasi  bus  Semarang-Surabaya. Salah satu perusahaan busnya adalah PO Sinar Mandiri Mulia.
Pada Kamis, 15 Desember 2011 sekitar jam  21.30 saya menggunakan bus tersebut di pethol, Jl Jenderal Sudirman, Kudus (saya memiliki bukti karcis).  Bus ini nyaman, ber-AC, kursi juga bisa diatur dan saya sudah menggunakan beberapa kali ke Surabaya.
Seperti mahasiswa umumnya, tas ransel berisi komputer jinjing, kamera digital untuk dokumentasi, karena  Jumat, 16-18 Desember 2011 di Surabaya, tempat saya kuliah, ada acara ’’camp’’ untuk pemantapan proposal disertasi dengan ditemani pembimbing.
Kecuali kamera, saya bawa juga uang tunai untuk membayar kos di Surabaya serta untuk jaga-jaga kalau ada keperluan mendadak.
Saya tidak mengira, ternyata di bus yang saya rasakan nyaman ternyata tidak aman. Saya baru menyadari ketika sampai di Terminal Surabaya jam 04.30. Waktu itu saya membeli koran, membaca sekitar 20-25 menit dan saat akan memasukkan koran ke ransel, ternyata ransel telah dibongkar oleh orang yang tidak bertanggung jawab ketika di dalam bus.
Komputer tablet merek Notebook yang sudah saya bungkus dengan rapi dalam ransel hilang, tasnya diganti isinya dengan kertas HVS putih setebal laptop.  Uang tunai satu juta rupiah, kamera digital merek Lumix  juga  telah hilang ’’dimakan tikus bus’’.  
Siapa yang bertanggung jawab?  Saya sudah mencoba untuk berhati-hati dan menjaga ransel ketika bus berhenti. Penumpang banyak yang turun untuk makan, tetapi saya tidak turun, tetap bertahan di dalam bus. Kepada pembaca harap berhati-hati memakai transportasi bus ke Surabaya.  

Mochamad Widjanarko
Mahasiswa S3 Psikologi
Universitas Airlangga, Surabaya
Jl Mlati Norowito Gang III No 31 Kudus (/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER