BENCANA banjir bandang yang terjadi di Desa Tieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo pada hari minggu (18/12) menarik simpati banyak pihak, tak terkecuali kalangan mahasiswa. Dari peristiwa tersebut, diberitakan sedikitnya lima orang tewas, tujuh orang hilang, dan puluhan rumah hanyut (SM, 20/12/11). Bahkan banyak pengungsi yang masih menempati pos pengungsian.
Sebagai wujud solidaritas kedaerahan, baru-baru ini Keluarga Mahasiswa Wonosobo cabang IAIN Walisongo Semarang menggelar aksi penggalangan dana Peduli Korban Banjir Bandang. Penggalangan dana tersebut dilakukan pada Jumat (23/12) bertempat di jalan raya pertigaan Jrakah, Ngaliyan, Semarang. Tepatnya depan Kampus 1 IAIN Walisongo.
Tim yang terdiri atas sembilan mahasiswa asal Wonosobo disebar ke tiga titik, yaitu arah Jakarta, arah Kota Semarang, dan yang terakhir arah Boja, Kendal.
Hasil penggalangan dana rencananya akan disalurkan langsung kepada para korban dalam bentuk makanan ataupun kebutuhan mendesak lainnya.
(Rilis dikirin
Akhmad Rifa’i Ma’ruf, Devisi Humas Keluarga Mahasiswa Wonosobo (KMW) cabang IAIN Walisongo).
(
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad