panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Ragam
16 Desember 2011
Kekuatan Lemak Lumba-lumba
BANYAK orang tentu tidak mengira bahwa mamalia laut, Lumba-lumba mampu berengan dengan kecepatan 40 kilometer per jam. Bahkan para ilmuwan yang melakukan penelitian terhadap biota laut itu, juga tidak habis piker mengenai kecepatan Lumba- lumba itu.

Padahal, setahu para ilmuwan itu, binatang ini tidak punya banyak otot. Namun, ternyata rahasia kekuatannya terletak pada lemak mereka. Lemak pada Lumba-lumba ini merupakan senyawa kompleks yang terletak di bawah kulit.
Lemak ini juga dimiliki Lumba-lumba jenis hidung pesek, ikan Paus, dan binatang laut lainnya.


Menurut New World Encyclopedia, seperti dilansir Majalah Awake, September 2011, lemak mamalia laut ini adalah lapisan tebal dan padat berupa jaringan ikat yang sangat rapi, yang mengandung banyak sel lemak.
Lemak itu menutupi hampir seluruh tubuh mamalia laut, dan menyatu dengan otot dan rangka melalui rangkaian urat serta ligament yang berbentuk kipas yang sangat  rapi.

Serat Lentur

Rangkaian ini terdiri dari serat yang lentur dan kolagen, sejenis protein yang juga terdapat pada kulit dan tulang.  Jadi, lemak pada malia laut bukan sekadar lapisan penyekat. Itu adalah perpaduan yang sangat canggih dari berbagai jaringan hidup.

Tetapi, bagaimana lemak membantu Lumba-lumba berenang begiru cepat? Lumba-lumba jenis Dali, bahkan bisa berenang dengan kecepatan hingga 56 kilometer per jam.
Salah satu alasannya, lemak membuat bentuk tubuhnya lebih mudah menembus air. Alasan lainnya, lemak antara ekor dan sirip punggung silang menyilang dengan susunan kolagen yang amat padat dan serat yang lentur, rancangan yang membuat ekornya lentur dan menyimpan energi mekanis.

Maka, saat otot menggerakkan ekor ke satu arah, lemaknya, seperti per, menariknya ke arah yang berlawanan. sehingga menambah daya dorong dan menghemat energi.

Lemak juga membantunya mengapung dan tetap hangat. Kandungan lemaknya menjadi persediaan energy untuk masa kekurangan makanan. Tidak heran kalau komposisi yang serbaguna ini menarik perhatian orang-orang yang berupaya meningkatkan efisiensi kapal laut dan alat-alat penggeraknya. (Deosi Y Permana, dari berbagai sumber-12) (/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER