panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Perempuan
07 Desember 2011
Ayahku Suka Dugem

Tanya :

Saya  mahasiswa sebuah perguruan  tinggi, punya adik  tiga orang. Satu cowok dan dua cewek, dua di antaranya sekolah di  SMA dan yang bungsu masih di SMP.

Ibu dan ayah kami sibuk, masing masing punya  pekerjaan di kantor dan sering pulang sampai malam. Untung di rumah  ada nenek, yang selalu menyayangi dan memperhatikan kami, sehingga kami  tidak merasa kesepian karena  ditinggal ayah dan ibu dari pagi sampai malam.

Setahun yang lalu, nenek meninggal dunia. Sepeninggal nenek, saya merasa sangat kehilangan,dan merasakan kesepian  sewaktu adik-adik  belum pulang, karena kegiatan di sekolah masing masing.

Suatu malam, setelah mengerjakan tugas bersama teman- teman, saya diajak G ke suatu tempat, katanya untuk menghilangkan  kejenuhan. Ternyata di sebuah  klub malam tempat  dugem. Saya hanya duduk sebentar  dan pulang duluan. Tetapi sebelum saya pulang, saya melihat  ayah saya  lagi  menari dengan seorang perempuan.

Semenjak itu, pikiran saya  risau karena ternyata ayah pulang malam bukan karena kesibukan  di tempat kerjanya, melainkan di tempat dugem.  Kalau bertanya langsung, saya tidak berani. Mau bicara dengan ibu, juga takut menyebabkan pertengkaran  antarmereka. Tetapi kalau dipendam saja, pikiran saya tidak tenang dan mempengaruhi belajar saya . Bagaimana sebaiknya Bu? (Sony).


Jawab: 

Ananda Sony, kerisauan itu menunjukkan  bahwa  ada sesuatu yang tidak  diharapkan . Antara lain perilaku ayah yang suka dugem dan itu  tidak terbayangkan sebelumnya. Ayah dan ibu dalam pandangan anak-anaknya  adalah  pribadi yang  baik  dan bisa dijadikan idola.  Sony serta  adik-adik selama ini melihat bapak dan ibu adalah pekerja keras  dan bertanggung jawab terhadap keluarga. Sony juga punya  nenek yang bisa menjadi teladan  dan  disayangi oleh cucu-cucunya. Setelah nenek  meninggal, terjadi kekosongan figur yang bisa memberikan  kehangatan , nasihat dan contoh yang diharapkan oleh Sony dan adik-adik, karena ayah ternyata tidak seperti yang dibayangkan selama ini.

Masa remaja, merupakan waktu pencarian  jati diri. Maka  Sony merasakan kegelisahan sewaktu ayah yang selama ini menjadi idola ternyata membuat kecewa. Namun semua itu masih sebatas prasangka, karena itu sebaiknya Sony menanyakan mengenai hal-hal yang  terkait dengan peristiwa yang Sony lihat di tempat dugem itu kepada ayah.  Kalau tidak berani berhadapan dengan ayah, maka bisa melalui surat. Kalau jawabannya memang sesuai prasangka Sony, maka mohonlah ayah untuk menghentikan kebiasaan itu. Karena ayah adalah contoh bagi anak-anaknya, bagaimana jadinya apabila Sony dan adik-adik juga mengikuti kebiasaan ayah itu? Apakah ayah rela, apabila anak-anak yang seharusnya  tekun belajar  untuk mempersiapkan masa depan, justru terlena untuk menghabiskan waktunya  untuk hura-hura.

Kalau  ayah bisa memperbaiki diri dan meninggalkan kebiasaan dugemnya itu, maka Sony bisa menyimpan peristiwa itu agar tidak menimbulkan konflik  dalam rumah tangga.  Namun kalau tidak berhenti, maka perlu bicara dengan ibu agar dicari jalan keluar untuk  menyelamatkan keluarga dari dampak yang merusak masa depan anak-anak. Jangan lupa, selalu berdoa kepada Allah memohonkan ampun atas kesalahan orang tua, dan mohonkan petunjuk serta bimbingan-Nya ke jalan menuju kebahagiaan di dunia sampai akhirat kelak. (24)

(/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER