SEPAK terjang Forum Rektor Indonesia (FRI) sudah hampir satu dekade sejak didirikan pada tahun 1998. Sejak awal berdirinya, FRI punya agenda besar untuk berkontribusi atas berbagai permasalahan bangsa, entah dari sisi politik, hukum, pendidikan atupun ekonomi.
Dengan bermodal sebagai kaum intelektual, FRI punya potensi menilik semua permasalahan dari kaca mata ilmu yang mereka punyai, serta memberikan kritik dan berbagai alternatif solusi.
Dalam aksi nyatanya, FRI sudah menunjukkan partisipasinya seperti yang kita lihat pada debat kandidat capres dan cawapres pada pemilu yang lalu. Selain itu, FRI juga banyak memberikan kritik terhadap kinerja pemerintah yang sempat dimuat di berbagai media.
Melihat sepak terjangnya, FRI memang diperlukan sebagai kritikus dan partisipan dalam berbagai ranah penyelenggaraan negara.
Namun, sejalan dengan itu semua, peran FRI masih menonjol pada ranah perpolitikan. Belum terlihat perannya dalam ranah lainnya, seperti pengembangan organisme kampus yang siap berkompetisi, ataupun reaksi atas regulasi kependidikan yang mulai tak ramah terhadap kalangan arus bawah.
Berbagai aksi memang diperlukan untuk menyikapi permasalahan bangsa, namun alangkah lebih bijak bila FRI, atau perkumpulan para rektor ini lebih mementingkan lingkungannya terlebih dulu agar tak terkesan punya kepentingan di tengah morat-maritnya bangsa. (24)
(
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad