panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Kampus
26 November 2011
DEBAT : "Kiprah Forum Rektor Indonesia"
Asalkan Tak Berorientasi Kekuasaan
  • Barkatul Mufidah : Mahasiswi Fakultas Dakwah IAIN Walisongo Semarang
FORUM Rektor Indonesia (FRI) memiliki peran yang sangat strategis bagi bangsa ini. Kehadirannya tidak hanya kita artikan sebagai wujud sumbangsih kaum intelektual terhadap pembangunan bangsa ini. Namun, lebih dari itu, kehadiran mereka bisa kita interpretasikan sebagai langkah ’’turun gunung’’, sebagai tindak lanjut atas keprihatinan mereka dalam melihat berbagai permasalahan yang membelit bangsa ini sehingga mengalami jumud dalam menggapai kemajuan.

Keterlibatannya dalam pelaksanaan pemantauan pemilu beberapa waktu lalu, misalnya, tidak bisa dilepaskan dari masih keteterannya pelaksanaan pemilu yang bersih, jujur, dan jauh dari praktik politik uang.

Hal ini jangan diartikan kaum intelektual yang tergabung dalam FRI terkontaminasi virus politik. Keterlibatan dalam permasalahan politik bukan berarti mereka berpolitik secara praktis. Memang benar mereka berpolitik, namun politik yang tidak berorientasi pada kekuasaan.

Dan kiprah yang seperti itu tidak diharamkan. Bahkan, kalau mereka diam seribu bahasa terhadap berbagai karut-marutnya dunia perpolitikan di negeri ini, hal itu merupakan sebuah dosa intelektual yang sangat besar. Karena itu, kiprah FRI dalam berbagai permasalahan bangsa —tidak hanya masalah politik— masih terus dinantikan masyarakat. Apabila kita mengacu pada definisi politik menurut Aristoteles, bahwa politik adalah usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama, maka berpolitik bagi FRI justru sangat dianjurkan. Berpolitik tidak hanya mengurusi masalah yang berkaitan dengan kekuasaan, namun juga masalah sosial, ekonomi, budaya, dan sebagainya demi kemajuan bersama.

Apa yang dilakukan oleh FRI dalam pemantaun pemilu, sikap kritis dalam menanggapi UU Badan Hukum Pendidikan (BHP) dan lain sebagainya adalah demi mewujudkan kebaikan bersama. Lalu, haramkah mereka melakukan semua itu? Tentu tidak. Yang diharamkan adalah kalau FRI digunakan untuk orientasi kekuasaan dengan memanfaatkan institusi pendidikan. Selama kiprah mereka tidak berorientasi pada kekuasaan praktis, sudah seharusnya kita dukung penuh peran FRI bagi bangsa ini. (24)
(/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER