panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Wacana
01 November 2011
SURAT PEMBACA
Sehat dan Perkasa dengan Terapi Urine dan 6 Gelas Air Putih
Lewat surat pembaca ini saya ingin berbagi tips dan pengetahuan tentang kesehatan kepada pembaca yang budiman. Saya seorang pria berumur 36 tahun. Dulu waktu saya berumur kurang dari 10 tahun, sering mengalami sakit panas, bahkan pernah sampai step (panas tubuh terlalu tinggi).

Ternyata anak-anak yang sering mengalami sakit panas atau step setelah dewasa sangat lemah daya tahan tubuhnya, mudah sakit, mudah capek, masuk angin (mungkin hal ini disebabkan pada saat terserang panas dulu, organ-organ tubuh juga terkena panas). Hal ini berakibat di kemudian hari. Untuk itu bagi orang tua yang mempunyai anak sering terserang panas, tolong cepat diobati dan ditangani, jangan sampai nanti setelah dewasa, mengalami kondisi tubuh yang lemah/ringkih.

Seperti saya dulu sering mudah sakit (masuk angin, mudah cape, dan tidak fit). Dalam kondisi yang sering sakit itu, saya mencari informasi mengenai kesehatan, baik lewat buku, majalah, artikel dan Koran Suara Merdeka. Pada akhirnya saya menemukan jalan menuju kesehatan itu, yaitu dari artikel. Saya suka mengumpulkan artikel, tulisan dan kujadikan kliping. Itu sudah berjalan bertahun -tahun.

Adapun cara sehat yang saya temukan adalah therapy urine/air seni dan 6 gelas air putih. Mula pertama saya ragu untuk minum urine. Karena demi kesehatan dan keinginan kuat untuk terbebas dari kondisi tubuh yang makin menurun dan mudah sakit, akhirnya nekat minum dengan ditambah 6 gelas air putih.

Dalam petunjuk di dalam artikel yang saya baca, ketika kita buang air kecil waktu bangun pagi, air kencing pertama keluar dibuang sedikit, dan ambil sekitar satu gelas. Kemudian langsung diminum, ada rasa asin tapi itu cuma sebentar saja di mulut. Selang sejam kemudian aku minum air putih 6 gelas (untuk yang tidak terbiasa minum air putih 1 atau 2 gelas saja cukup) secara bertahap . Setelah itu melakukan olahraga ringan/menggerakan sendi-sendi tubuh dan satu jam kemudian baru sarapan.

Diusahakan tenggang waktu antara minum urine dan 6 gelas air putih serta sarapan pagi adalah 1 jam , supaya bereaksi di dalam tubuh. Setelah dilakukan dengan rutin, saya merasakan kondisi tubuh berubah menjadi lebih fit dan stamina bertambah.

Lewat pengalaman terapi ini, saya beranggapan memang terbukti apa yang ditulis di artikel-artikel. Dengan terapi ini dapat menyembuhkan berbagai penyakit, di antaranya meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh. Bagi suami yang kurang gairah dan tidak bisa membahagiakan istri, dikarenakan capek bekerja, letih, faktor usia yang bertambah, tubuh kurang gairah, dengan terapi ini akan merasakan perbedaanya.

Menyembuhkan diabetes dan penyakit kronis. Menurut penelitian dan artikel terapi urine dan 6 gelas air putih dapat menyambuhkan diabetes, kangker, darah tinggi/stroke, lemah jantung, rematik, migren, asma, bronchitis, ginjal, wasir dan lainnya.

Sakit gigi/bam gusi (gigi tumbuh). Cukup kita kumur urine 2-3 kali dalam 3 hari pasti sembuh. Sakit mata iritasi/belekan/capek perjalanan jauh. Dengan melimbang dengan urine beberapa saat kemudian pasti sembuh. Luka memar lebam terkena benda tumpul dengan mengonsumsi ini bersama 6 gelas air putih pasti memar akan berangsur hilang.

Sulit BAB, dengan melakukan terapi ini dijamin tidak perlu lagi obat-obatan, tapi jangan kaget karena kotoran akan lunak keluarnya. Memang salah satu fungsi urine adalah menghancurkan zat yang tidak diperlukan dalam tubuh. Penyakit kulit, kutu air, jangan khawatir. Cukup membasuh tubuh yang terkena penyakit itu dengan urine dan didiamkan sejenak, setelah itu basuh dengan air hangat pasti cepat sembuh. Mempercepat pertumbuhan rambut. Dengan terapi urine dan 6 gelas air putih ini tiap hari, yang punya rambut menipis, rontok atau bahkan mengalami kebotakan, dijamin punya rambut yang oke. Bagi yang dalam pengobatan, diusahakan untuk berhenti menggunakan sementara, atau jangan konsumsi makanan seperti petai, jengkol atau kubis untuk menghindari bau yang menyengat.

Hadi Suyitko
Jl Saparua 09 RT 06 RW 07
Tegalrejo, Argomulyo, Salatiga
085640937082/085640965074

***

Terserempet Mobil Polisi

Pada hari Jumat 7 Oktober 2011, kurang lebih pukul 12.30, tepatnya di daerah Karangawen sebelah timur Polsek Karangawen, ayah dan adik saya telah diserempet mobil Polantas. Sebelum kejadian tersebut dari arah belakang ayah saya mendengar suara klakson mobil Polantas jenis sedan.

Ayah saya kemudian menepi hingga turun dari badan jalan, tetapi tiba-tiba mobil tersebut menyerempet kendaraan ayah saya, padahal situasi jalan sepi dan mobil tersebut sedang tidak melakukan pengawalan. Akibat dari kejadian tersebut saat ini ayah saya tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari secara maksimal, karena mengalami patah tulang pada bahu kanan, dan adik saya mengalami luka-luka.

Yang saya heran mengapa pada saat kejadian mobil tersebut tidak berhenti dan menolong, sebagai bentuk pertanggungjawaban, tetapi tetap melaju kencang. Pada saat warga mengejar tidak berhasil. Lewat surat ini kepada petugas yang mengemudi mobil tersebut minta perhatiannya, paling tidak membesuk ayah saya untuk meminta maaf. Jika Bapak Kapolda membaca surat ini, mohon untuk ditindaklanjuti dan atas perhatiannya kami sekeluarga mengucapkan banyak terima kasih.

Fuad Hasan SH
Jl Jagalan, Brumbung RT 05/02
Mranggen, Demak
085 225 829 845

***

Tilang Petugas  Polisi Purworejo

Pada Kamis tanggal 6 Oktober 2011, saya mengendarai sepeda motor dari arah Kota Purwokerto hendak menuju Wates Kabupaten Kulonprogo. Setiba di jalur utama Kabupaten Purworejo, sekitar pukul 15.45, ada  operasi penertiban kendaraan yang dilakukan sejumlah petugas kepolisian. Lokasi razia di dekat pos polisi Kentengrejo.

Para petugas itu membawa sebuah mobil patroli bertuliskan Patwal Purworejo. Saya diperiksa oleh salah satu petugas kepolisian, kemudian Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Surat Izin Mengemudi (SIM) disita oleh petugas tersebut. Saya dinilai melanggar aturan lalu lintas, karena hanya ada satu spion di sepeda motor. Seorang petugas lainnya mendekati saya dan berbisik untuk segera membayar uang tilang. Tentu saja saya menolak.

Saya kemudian menanyakan pasal yang dikenakan, karena sepengetahuan saya dalam UU Lalu Lintas tidak diatur jumlah spion yang harus dipasang pada sepeda motor. Petugas tersebut menolak menjelaskan dan memberi saya opsi apakah akan menitip uang sidang melalui petugas, atau surat kendaraan ditahan dan sidang di PN Purworejo.

Mengingat tempat tinggal saya jauh, dan tidak memungkinkan datang di pengadilan untuk sidang, saya kemudian memilih untuk menitip uang sidang. Petugas kemudian menyebutkan nominal Rp 25.000 atas pelanggaran itu.
Saya bersedia dan segera membayar biaya tersebut. Namun saat saya meminta untuk dibuatkan surat tilang sebagai tanda pembayaran uang titip sidang, petugas tersebut menolak dan justru mengancam akan menahan SIM dan STNK jika saya ingin dibuatkan surat tilang. Karena saya tidak punya atensi lagi untuk beradu argumentasi, saya kemudian meninggalkan lokasi tanpa surat tilang yang menjadi hak saya. Melalui surat ini, saya memohon penjelas dari Kapolres Purworejo. Terima kasih.

Henri Saputro
RT 07 RW 04 Bansari
Kepek, Wonosari
Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta

***

Tagihan Tetap Telkom tanpa Konfirmasi

Saya pelangan setia Telkom sejak 13 tahun. Telepon rumah atas nama kakak saya Sugeng Widodo nomor   (024) 6708918. Setiap  bulan saya membayar tagihan lewat ATM BNI. Suatu hari saya pingin tahu kok tagihan telepon rumah selalu banyak, padahal jarang dipakai. Akhirnya 5 Januari 2011 saya ke Plaza Telkom untuk mencetak biaya percakapan  Desember 2010.

Setelah saya cermati betapa terkejutnya karena ada biaya tagihan tetap Rp 65.000. Perlu diketahui saya merasa tidak pernah dikonfirmasi atau ditawari program tersebut. Akhirnya saya ke customer service (CS)Telkom dan diterima CS Deby, 5 Januari 2011. Saya sampaikan bahwa saya tidak bisa terima biaya tagihan tetap Telkom dan minta untuk dihentikan (nota dan bukti masih saya simpan).

Jujur saya merasa kecewa dan dirugikan oleh  Telkom. Akhirnya sesuai kesepakatan biaya tagihan tetap saya di bulan Oktober-Desember dikembalikan. Saya anggap masalah ini sudah slesai, dan saya tidak pernah mengecek atau mencetak biaya percakapan.

Mungkin ini kecerobohan saya karena tidak mengecek tagihan rumah, sampai akhirnya di bulan September 2011 saya mengunci telepon rumah. Saya mencetak lagi ke Plaza Telkom, ternyata tagihan tetap masih berjalan dan belum dihentikan.

Saya sungguh terkejut. Apakah ini pelayanan Telkom yang terbaik untuk pelanggan setia. Akhirnya saya ke CS dan diterima oleh Sonya, 21 September 2011. Saya minta penjelasan kenapa belum dihentikan dan minta klaim atas tagihan tetap sampai September 2011. CS Sonya bilang hal itu sudah otomatis berjalan lagi dan sudah peraturan,  yang bisa dikembalikan hanya September 2011.

Saya tidak habis pikir apakah begini salah satu cara Telkom mengambil untung yang besar, tapi tidak melihat kalau pelanggannya kecewa dan merasa dirugikan dengan program tersebut. Ini sudah telanjur, untuk ke depannya saya memberi masukan, tolong jangan paksakan pelanggan dengan program yang baru tapi belum tentu cocok dengan pelanggan. Yang kedua, tolong segala sesuatu untuk dikonfirmasikan dulu sebelum diikutkan program yang baru, bersedia atau tidak? Kalau yang sekarang namanya pemaksaan.


Siti Umayah
Jl Taman Kinibalu 3 No 12
Semarang 50274
08122522240
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER