panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Perempuan
26 Oktober 2011
Pilih Pembantu Jujur atau Pintar
Tanya: Saya seorang  karyawati  kantor swasta. Suami berwiraswasta, dan kerjanya  banyak di luar kota. Kami punya dua anak, yang besar sudah kelas  empat di sekolah dasar dan yang kecil masih TK.  
Kami sekarang ini repot, karena tidak ada yang mengasuh anak-anak. Sebelumnya ada bibi, yang masih ada ikatan saudara dengan suami. Ia membantu  mengasuh anak-anak sejak mereka kecil. Tetapi empat bulan yang lalu, ia pulang kampung dan menikah.

Selama ditinggal bibi, saya  menitipkan anak-anak ke tetangga terdekat. Tetapi saya merasa tidak enak,karena -erepotkan mereka. Maka anak anak kemudian saya titipkan di tempat penitipan anak, yang dekat dengan kantor saya. Pada waktu istirahat siang, saya bisa menengok mereka. Beberapa waktu yang lalu, saya pesan kenalan yang bisa mencarikan pembantu, dan kemarin ia punya pandangan dua orang yang mau kerja, dan saya disuruh memilih.  F  anaknya  jujur, tetapi  sekolahnya  SD tidak tamat, sehingga tidak bisa kalau disuruh mengajari anak saya yang SD. Sementara K, sekolahnya sampai SMP,  ia  mungkin bisa  mendampingi belajar anak saya, tetapi anaknya kurang jujur. Sebaiknya saya milih F atau K, karena saya ingin  anak-anak  menjadi  pandai dan jujur? (Rina)

Jawab: Semua orang tua, tentu punya keinginan agar anak-anaknya  pandai dan berbudi luhur, di antaranya mempunyai kejujuran. Keinginan itu perlu disertai usaha, maka orang tua  punya kewajiban untuk mendidik anak-  anaknya sebagaimana sabda  Rasulullah yang artinya: ‘’ Muliakanlah anak anakmu  dan didiklah  mereka dengan budi pekerti yang baik (Hadis, riwayat Ibnu Majah) .

 Untuk memperoleh anak yang jujur, maka orang tua perlu memberikan contoh dan membiasakan anak melakukannya dalam  kehidupan sehari hari.  Keteladanan dari  orang-orang di sekitarnya  akan memudahkan anak untuk menirunya. Maka bu Rina perlu membina keluarga, termasuk pembantunya  ikut mendukung usaha  penanaman nilai nilai kejujuran itu melalui kebiasaan  yang terus menerus. Mendidk anak adalah kewajiban orang tua, maka  ibu beserta suami  perlu mengupayakan terciptanya situasi dan kondisi yang  memungkinkan tumbuhnya  kepribadian anak yang cerdas dan jujur. Tugas ini tidak bisa dilimpahkan pada pembantu. Maka sesibuk apa pun, Bu Rina dan suami perlu meluangkan waktu untuk mendidik anak, agar tidak kehilangan kesempatan untuk mengukir  kepribadian anak yang ibu harapkan.

 Tidak dapat dimungkiri, bahwa pembantu ikut  memengaruhi proses penanaman nilai-nilai luhur ke dalam diri anak. Apalagi pembantu yang dalam kesehariannya berada  lebih lama di samping anak, dimungkinkan punya  pengaruh yang lebih besar pada anak. Oleh karena itu, lebih  baik bu Rina memilih pembantu seperti  F yang dikatakan jujur oleh teman  ibu. Kalau  untuk meningkatkan pengetahuan anak, di samping ibu  bisa melakukannya, maka bisa pula mendatangkan guru les. Jangan lupa, mohon petunjuk dan pertolongan Allah agar anak-anak tumbuh menjadi saleh  dan cerdas.  (24)     
(/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER