panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Ekonomi & Bisnis
03 September 2011
Stok di Pasaran Menipis, Harga Semen Naik

SEMARANG - Harga jual semen di pasar Kota Semarang naik sekitar 4-9 persen sejak dua pekan lalu. Di sejumlah toko material di Ibu Kota Jateng, harga satu sak semen isi 40 kilogram sekarang menjadi Rp 46.000-Rp 47.000 per sak.

Rinawati, salah seorang pegawai toko bangunan di Tanah Mas mengatakan, kenaikan harga semen diantaranya disebabkan karena minimnya stok. Selain itu, beberapa produsen semen juga sudah menaikkan harga sejak April lalu. Harga satu sak semen isi 40 kilogram yang dulunya Rp 43.000, sekarang menjadi Rp 45.000-Rp 47.000.

”Stok yang terbatas membuat konsumen maksimal hanya bisa membeli dua kantong semen isi 40 kilogram. Harga semen merek Semen Gresik dan Holcim yang sebelumnya hanya Rp 43.000 per sak kini melesat menjadi Rp 47.000 per sak,” ujarnya.

Investor Relation Manager Semen Gresik Agung Wiharto mengatakan, kenaikan harga jual semen dilakukan untuk mengantisipasi membengkaknya biaya produksi karena tingginya tarif dasar listrik (TDL) yang meningkat sampai 15 persen, dan naiknya harga rata-rata batu bara sampai 20 persen.

Selama ini biaya listrik berkontribusi hingga 25% dari cost structure produksi semen. Sementara batu bara sebagai sumber energi semen harganya naik mencapai 27% dari harga pokok penjualan atau cost of good sold dan mencapai 30 persen dari harga pokok produksi atau cost of good manufactured. ”Kenaikan harga telah kami lakukan secara bertahap sejak Januari 2011. Mulai dari Rp 40.000 per sak hingga Rp 42.000. Harga tersebut baru harga di tingkat distributor dan belum termasuk harga di sejumlah toko material bangunan yang dipasok,” katanya.

Kemampuan Pasar

Namun sejauh ini, Agung masih mencermati kemampuan pasar. Saat ini, Semen Gresik telah mensuplai seluruh Indonesia mencapai 45% dari jumlah konsumsi semen secara nasional yakni 39 juta ton per bulannya.

Corporate Communication Manager Holcim Budi Primawan menuturkan, setelah mempertahankan harga jual sepanjang tahun 2010 lalu, semen Holcim mulai menaikkan harga, mengingat persaingan antar industri semen makin berat dan upaya efisiensi sulit ditempuh.

Beberapa faktor yang ikut menaikkan harga semen diantaranya bila konversi bahan bakar dari batubara ke energi alternatif (limbah) berjalan melambat sehingga sulit efisiensi, TDL industri terus meroket, persaingan di tingkat industri semakin menguat, dan faktor daya beli masyarakat yang melemah. (J8-77)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER