panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Kanal Sehat -- Empat Manfaat Kasih Ibu bagi Kesehatan Anak Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Semarang Metro
08 Juni 2011
Ratusan Lintah Masuk Permukiman
DEMAK- Ratusan binatang jenis lintah masuk ke permukiman warga Desa Timbulsloko Kecamatan Sayung,  dalam beberapa hari ini.

Lintah itu  masuk ke permukiman dengan cara merayap pelan-pelan terutama di daerah yang becek dan berlumpur.  Binatang tersebut, diperkirakan berasal dari seputaran pantai Laut Jawa di sebelah utara Desa Timbulsloko.
Menurut seorang warga, Satiman (36), lintah yang masuk ke permukiman ukuran tubuhnya lebih besar dibanding jenis yang kerap ditemui di sawah atau sungai. Selain itu, lendir di tubuh binatang kelihatan lebih kental.  

”Ini yang menjadikan warga setempat kaget dan heran, kok ada lintah yang ukurannya jumbo. Kalau biasanya seperti terlihat di sawah ukuran tubuh lintah paling banter sebesar jari kelingking orang dewasa. Tapi ini berbeda karena ukurannya tiga kali lipat dari itu,” jelasnya, kemarin. 

Lantaran jumlah lintah mencapai ratusan warga desa setempat  khawatir. Mereka khawatir lintah akan masuk ke dalam rumah dan menempel di tubuh warga. Untuk,  sementara waktu, lintah masih berada di halaman atau pekarangan rumah warga yang kondisinya becek dan berlumpur. 
Agar tak masuk rumah warga menyiasati dengan berbagai macam cara termasuk menaburi garam di sekeliling rumah dan dibakar. Namun lintah seakan sulit dibasmi dan masih tetap muncul.

Waspada

Sementara itu, Camat Sayung  Arief  Sudaryanto beserta  Danramil Sayung Kapten Infantri Bambang Susilo, kemarin berada di Desa Timbulsloko sehubungan informasi lintah masuk ke permukiman warga.
Mereka mengaku juga menerima informasi binatang sejenis masuk ke permukiman warga Desa Sriwulan dan Sidogemah. 

Namun  Camat Arif meminta supaya warga tidak perlu resah dengan munculnya lintah yang belum diketahui jenisnya itu. Terlebih pihaknya sekaligus belum menerima informasi mengenai warga yang digigit hingga jatuh sakit. ”Kami meminta warga untuk tidak panik namun tetap waspada sehubungan fenomena ini. Hal ini masih akan laporkan dulu ke pemkab agar ada tindaklanjut sehubungan munculnya lintah,” terangnya.
Terpisah Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Demak Mudianto menyatakan bersiap menerjunkan tim ke Desa Timbulsloko. Tindakan cepat dibutuhkan untuk bisa menggali data maupun informasi seputar kemunculan binatang tersebut. 

”Termasuk nanti menentukan apakah binatang itu jenis lintah ataukah bukan menilik dari ukurannya yang cukup besar dibanding lintah yang terdapat di sawah atau sungai,” jelasnya.

Sementara itu mengenai kemungkinan hewan-hewan itu hasil mutasi karena terkontiminasi limbah, pihaknya tak bersedia berandai-andai. Guna, menentukan hal tersebut, masih butuh untuk diteliti, baru hasilnya akan diumumkan luas termasuk antisipasi apabila memang membahayakan.
Disebutkan, lintah atau kerap dinamai pacet. Mereka bisa hidup di darat maupun di laut. Sesuai penelitian binatang itu merupakan golongan hermaprodit (berkelamin ganda).  (H41-72)

Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER