panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Wacana
26 Mei 2011
Surat Pembaca
Dikecewakan Taman Beringin Elok
Awal tahun 2009 saya membeli rumah di Taman Beringin Elok tipe 45 karena tertarik dengan desain dan kualitas rumah yang dijanjikan oleh developer PT Trisaka Utama. Setelah rumah tersebut jadi pertengahan 2009 dan saya tempati Agustus 2009, ternyata kualitas yang dijanjikan tidak sebanding. Rumah yang saya idam-idamkan ternyata tidak bertahan lama, karena baru beberapa bulan ditempati masalah mulai muncul. Dimulai dari keretakan sebagian besar tembok rumah karena fondasi yang tidak sesuai, tanah gerak sampai kebocoran parah, sehingga sebagian besar rumah saya menjadi kumuh. Masalah ini ternyata tidak hanya saya alami, tetapi sebagian warga perumahan yang baru menempati mengalami hal yang hampir sama (fotokopi KTP warga terlampir).

Komplain kami selaku konsumen hampir tidak pernah ditanggapi oleh pihak Trisaka dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal, sehingga kami berharap tidak ada pihak yang dirugikan seperti yang kami alami, karena kami membeli rumah adalah untuk jangka panjang dan bukan jangka 1-2 tahun saja.

Indah Lestari
Taman Beringin Elok Blok J No 2
Ngalian, Semarang

Terjemahan Alquran

Tiap bangsa punya adat, tata cara, tatanan, budaya dan bahasa sendiri-sendiri, meskipun kadang kala ada kesamaannya. Suatu bangsa tidak akan bisa hidup sendirian, mereka saling membutuhkan satu dengan lain, maka sering kita lihat adanya kerja sama antarnegara. Apakah bidang politik, ekonomi, kebudayaan dan pendidikan. Disamping itu setiap saat mereka membutuhkan berbagai informasi terutama hal-hal yang aktual.
Untuk menambah ilmu dan agar tidak ketinggalan zaman anggota masyarakat/bangsa membutuhkan berbagai penemuan (ilmu) dari para pakar yang dipublikasikan atau yang ditulis dalam buku-buku.  Oleh karena kemampuan bahasa terbatas, maka buku-buku itu perlu disalin/diterjemahkan ke dalam bahasa lain agar dapat dipelajari masyarakat luas. Perlu diingat dalam menyalin/menerjemahkan buku tidak boleh terpengaruh oleh pandangan pribadi/kelompok. Hasil salinan/terjemahan makna tiap kalimat harus sama arti/maksud teks aslinya, tidak boleh beda, lebih-lebih salah.
Kitab sudi Alquran diturunkan dalam bahasa Arab (QS 42:7), namun demikian bukan berarti agama Islam itu hanya untuk Bangsa Arab, melainkan untuk semua bangsa. Oleh karena itu Alquran disalin/diterjemahkan ke  berbagai bahasa, agar dapat dipelajari. Salah satunya ke bahasa indonesia. Tidak hanya Alquran, banyak kitab bahasa arab yang diterjemahkan ke bahasa indonesia. Misalnya hadis, fikih, sejarah nabi. Lembaga, tim maupun perorangan boleh saja menerjemahkan kitab-kitab, asal memiliki kemampuan yang memadai. Ketua MMI, Irfan S Awwas mengatakan: Selama ini Alquran yang beredar dan menjadi pegangan masyarakat berasal dari Kemenag. Saya amati dalam terjemahannya ada kesalahan, dan itu fatal.
Pernyataan Ustad Irfan S Awwas itu tidak boleh dianggap sepele, tetapi sesuatu yang serius karena menyangkut kitab suci (Alquran). Boleh saja Ustad Irfan mengatakan ada kesalahan, dalam rangka kebaikan — amar makruf nahi mungkar — akan lebih baik apabila ustad berkenan menunjukkan bagian mana, surat dan ayat berapa yang salah. Demikian pula Depag/Kemenag jangan hanya diam tetapi hendaklah proaktif, perlu klarifikasi.
Saya kira banyak anggota masyarakat yang menggunakan terjemah Alquran keluaran Kementerian Agama, saya juga memakainya (revisi terjemah Juli 1989). Sampai saat ini saya beranggapan bahwa terjemahan tersebut adalah benar. Kalau tidak ada klarifikasi bisa jadi menyebabkan saling tuding, saling olok, curiga-mencurigai, fitnah, meresahkan dan menyesatkan. Setahu saya terjemah Alquran (Depag) dikerjakan oleh tim yang terdiri atas orang-orang berkompeten/ahli, antara lain Prof TM Hasbi Ashiddiqi, Prof H Bustami A Gani, Dr HA Mukti Ali, Prof H Muchtar Jahya. Namun, yang namanya manusia bisa saja khilaf, tetapi kalau sampai tim itu melakukan kesalahan fatal, apa mungkin? Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) dan Depag hendaklah transparan dan terbuka, diskusilah dengan lapang dada jangan memaksakan kehendak/pendapat.
Yasnohadi
RT 008 RW 002 Bandungrejo
Mranggen, Demak
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER