panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Wacana
25 April 2011
Surat Pembaca
Soal Pertumbuhan Umat Beragama
Saya ingin menanggapi tulisan Bapak Daryanto, Penadaran, Gubug, Grobogan, berjudul mohon klarifikasi FUI (SM, Kamis 31 Maret 2011). Menurut data di internet (bisa benar dan bisa salah, yang penting dikaji, diteliti dan diselidiki). Dari laporan riset Dep Dokumentasi dan Penerangan Majelis Agama Waligereja Indonesia, sejak tahun 1980-an setiap tahun laju pertumbuhan umat khatolik 4,6%, protestan 4,5%, Hindu 3,3% dan Islam 2,75%.

Dalam buku gereja dan reformasi penerbit Yakoma PGI (1999) oleh Pendeta Yewanggoe, dijelaskan jumlah umat kristiani di Indonesia (dari riset) telah berjumlah lebih 20%. Sedangkan menurut data global evange lization movement telah mencatat pertumbuhan umat Kristen di Indonesia telah mencapai lebih 40.000.000 orang (sekitar 19% dari total jumlah penduduk Indonesia).

Belum mereka yang beragama Hindu, Budha, Konghucu dan aliran kepercayaan. Berjuta orang mengikuti dan menjalankan ritual aliran kepercayaan walaupun di KTP mereka menganut salah satu agama resmi. Umat Hindu saja sudah berjumlah 10 juta orang. Di Suara Merdeka beberapa bulan yang lalu ditulis mereka kekurangan guru-guru agama Hindu karena semakin bertambahnya jumlah umat.

Tulisan ini hanya bersifat informasi dan harus ditanggapi dengan kepala dingin. Mengapa harus resah? Yang penting setiap tokoh agama harus meningkatkan kualitas umat yang memang masih terbelenggu dalam kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan. Tunjukkan budi pekerti yang luhur, jangan saling membenci sesama umat, jangan terprovokasi untuk membenci umat yang berbeda keyakinan. Beragamalah dengan tetap mengutamakan akal budi dan hati nuraini.

RM Ismunandar C
Salatiga Permai VI/I40-141
Salatiga 50715

***

Kecewa terhadap Tri Kusuma Travel

Pada Senin, 21 Maret 2011, saya menggunakan Tri Kusuma Travel yang berkantor di Jalan Overste Isdiman dari Purwokerto menuju Klaten (jurusan Solo). Jadwal keberangkatan pukul 05.00 pagi, sehingga estimasi kedatangan adalah pukul 10.00-11.00. Ternyata perjalanan harus ditempuh dengan waktu sampai 8 jam, karena sopirnya baru dan tidak tahu jalan. Hal ini bisa saya maklumi.
Yang tidak bisa saya maklumi adalah: Penjemputan penumpang hingga memasuki Kabupaten Purbalingga dan Klampok (yang kedua dibatalkan), yang sudah bukan area Purwokerto lagi, sehingga waktu penumpang terbuang di jalan dan jam perjalanan molor. Memberlakukan sistem shelter dan pembatasan area penjemputan seharusnya dipikirkan oleh pihak travel.
Pihak Tri Kusuma travel menelepon dan mengirim pesan singkat ke telepon seluler saya selaku penumpang, untuk menginformasikan kepada sopir perihal penumpang lain yang sudah menunggu. Hal ini dilakukan beberapa kali, sampai saya memutuskan untuk mematikan telepon seluler saya karena merasa terganggu. Sungguh tidak nyaman!  
Sopir menerima telepon di sepanjang perjalanan tidak kurang dari 5 kali, sambil mengemudi. Sungguh membahayakan! Janji Tri Kusuma Travel untuk menyediakan kendaraan full AC adalah bohong. Nyatanya AC nyaris tidak berfungsi. Hanya mengeluarkan angin panas, sehingga jendela terpaksa dibuka, dan bau solar yang memualkan harus dicium oleh penumpang selama 8 jam perjalanan. Padahal udara di luar juga panas luar biasa. Sopir pun jadi bebas merokok sepanjang perjalanan.
Segala ketidaknyamanan yang saya alami sebagai penumpang ini harus saya bayar seharga Rp 75.000, dan tidak ada kompensasi apa pun atas kesalahan pihak travel maupun sopir. Bahkan sungguh lebih nyaman (tentu saja lebih murah) menggunakan Kereta Ekonomi Progo seharga Rp 30.000. Harap keluhan ini menjadi bahan evaluasi Tri Kusuma Travel.
Lala
Jl Mgr Sugijopranat
Gang Nakula No 6
Klaten - 57438

Komunitas Masyarakat Pancasila

Lembaga Terapan Etika Moral Pancasila (Lateral) menyadari keadaan bangsa yang terpuruk dan menghadapi berbagai masalah sosial, kurang sempat membangun bangsa dari instabilitas politik dan sosial. Kondisi kenegaraan ini disebabkan juga oleh sebagian ulah/perilaku para elite atas masyarakat yang mengejar ambisi kekuasaan politik, serta peranan masyarakat yang lemah dan jadi ”penonton” sebab kurang tahu politik.
Maka, jalan yang mungkin dan lebih mudah dilakukan untuk memperbaiki keadaan bangsa yang bermasalah ialah memberdayakan masyarakat sipil dan rakyat yang kuat dan sadar berbangsa dan bernegara sebagai ”samudera kapal berlayar” atau ”lahan untuk bertanam padi” yang unggul dan bermutu bagi bangsa dan negara, sebab para elite pandai tak perlu dibimbing, sudah punya program dan keyakinan sendiri.
Kami dari Lateral lebih fokus kepada pembentukan dan pengembangan jaringan antar Komunitas Masyarakat Pancasila (Mapan) sebagai jaringan hubungan antara masyarakat yang menerima dan meyakini nilai-nilai Pancasila sebagai falsafah dan jalan hidup yang sesuai dengan jatidiri dan kepribadian bangsa Indonesia yang rukun. Toleran dan bekerjasama sebagai penerapan kearifan lokal dan budaya bangsa serta
tak terlalu banyak berorientasi asing, namun dari revitalisasi budaya bangsa, seperti ungkapan ”saeka praya”, ”pela gandong”, ”ana rembuk ya dirembuk” dan lain lainnya.
Adapun program kerja Lateral dengan menjalin kerjasama secara pribadi atau berkelompok dengan organisasi apa pun, termasuk lingkungan RT dan RW serta kelurahan di desa dan kota. Program kerja Lateral dijalankan dengan cara musyawarah, bimbingan, pelatihan keterampilan, pendidikan di dalam kelas dan lapangan yang meliputi bidang ekonomi kerakyatan, kesejahteraan sosial, kesadaran politik, kewarganegaraan, seni, budaya, filosofi, dan lainnya.
Semua berdasarkan nilai-nilai hidup dan ideologi serta falsafah Pancasila yang diterapkan sesuai kondisi perkembangan kesadaran masyarakat, yang dirumuskan secara musyawarah dan mufakat masyarakat setempat.
Adapun acuan pemikiran yang disesuaikan kemajuan zaman dan kondisi setempat berasal dari pemikiran dan tulisan Bapak Bangsa seperti Dr lr Soekarno, Drs Moh Hatta, Ki Hadjar Dewantara dan lainnya, serta pakar Dr Mubyarto. Bagi peminat dapat bekerjasama dengan kami.
Ir H Santiyoso
Jl Kanguru Tengah No 19 Gayamsari, Semarang
( 024 ) 6711405/087831027410

Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER