panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Semarang Metro
12 April 2011
Benteng Willem II Direnovasi
UNGARAN - Bangunan kuno peninggalan sejarah Benteng Willem II di Ungaran Kabupaten Semarang, kemarin mulai direnovasi. Bangunan di tepi jalan raya Semarang-Solo tersebut akan dikembangkan sebagai pusat kegiatan masyarakat. Sebelum pekerja memulai renovasi benteng peninggalan masa kolonial Belanda itu, kemarin, Kapolda Jateng Irjen Pol Edward Aritonang MM menggelar syukuran atas dimulainya renovasi. Syukuran itu ditandai pemotongan tumpeng oleh Kapolda, diserahkan kepada pekerja yang akan melaksanakan tugas renovasi.

Selain jajaran kepolisian Polda Jateng, hadir pula Kapolres AKBP Drs Hariyanta MSi beserta jajarannya, dan Plt Sekda Kabupaten Semarang Anwar Hudaya. Dihadapan yang hadir, Kapolda mengatakan, renovasi telah mendapat dukungan dari Kapolri, setelah sebelumnya pihak Polda melaporkan proposal pengembangan benteng itu.

Kendati demikian, pihaknya belum bisa mengungkapkan besaran dana renovasi tersebut. Saat dikonfirmasi terkait hal itu, Kapolda menolak menyebutkannya. Menurutnya, pembangunan dijalankan lebih dulu, baru kemudian dipikirkan soal dananya. Sebagaimana hasil koordinasi dengan pihak-pihak terkait, menurut Kapolda, renovasi benteng tersebut akan tetap mempertahankan keaslian bangunan.

Kegiatan Kemitraan

Disebutkan, hasil penelusuran sejarah benteng di Kedubes RI di Belanda, benteng itu merupakan saksi penyerahan pulau Jawa oleh seorang sultan kepada kolonial Belanda. Di benteng itu pula Pangeran Diponegoro pernah transit saat ditahan Belanda.

Meski demikian, fungsi Benteng Willem ke depan, beberapa di antaranya untuk pusat penelitian sejarah, museum, ruang pamer, seminar, kegiatan kesenian, dan perpustakaan. Setelah renovasi nanti, kepolisian juga akan memanfaatkan satu ruang untuk kegiatan kemitraan polisi dan masyarakat. “Ini salah satu cara kepolisian untuk menampung keinginan masyarakat,” jelasnya.

Sementara, Plt Sekda Anwar Hudaya menyebutkan, benteng Willem II dapat bisa menjadi landmark Kota Ungaran. Pihaknya mendukung dimulainya renovasi tersebut. Hal kurang lebih serupa diungkapkan pegiat seni dan budaya Ungaran, MA Sutikno. Dia menegaskan, pentingnya memperhatikan bentuk asli bangunan.

Usai syukuran tersebut, sejumlah pekerja mulai bekerja. Mereka mengawalinya dari bagian depan sisi barat yang berhadapan dengan jalan raya. Bagian-bagian tembok yang telah rusak mulai dikupas secara merata. (K33-14)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER