panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Wacana
26 Maret 2011
SURAT PEMBACA
Melebihi Limit Kartu Kredit Bisa Disetujui
HATI hati transaksi dengan kartu kredit. Rahasiakan empat digit nomor di belakang. Nomor ini bisa dimanfaatkan pihak ketiga tanpa melihat nomor pin. Karena bank yang memfasilitasi tidak mau tahu apa yang bakal menimpa nasabah. Seperti yang saya alami, pemilik kartu kredit ’’Citibank Telkomsel Card’’ Visa, dengan batas kredit maksimal Rp 13 juta. Waktu mau tarik tunai Rp 100 ribu di ATM, di layar tertulis dana tidak mencukupi.

Namun, selang beberapa bulan, ketika ada penawaran untuk menjadi Club Mutiara Vacation Member Benefits yang ditangani Mahasindo tour & travel Jakarta, senilai Rp 2.999.000, bisa disetujui meski sudah melebihi batas maksimal dana yang tersedia (Rp 13 juta).

Ini terbukti melalui surat penagihan yang mencantumkan nilai sebesar Rp 2.999.000 (tertulis transaksi tanggal 14 Feb 2011 dengan tanggal pembukuan 16 Feb 2011. Guna pembayaran ke Mahasindo Tour). Padahal waktu saya mendapat voucher (tanggal 7 Feb 2011) yang ditawarkan tidak akan mempengaruhi limit kredit saya. Dan, kartu member yang saya terima sama sekali (sampai sekarang) tidak bisa digunakan.

Ketika saya tanyakan ke petugas di Citibank, Yunita, tanggal 24 Maret 2011, pukul 09.30, melalui telpon di Kantor Citibank, Jl Pahlawan, Semarang, dijawab itu sudah menjadi resiko pemilik kartu kredit. Meski tanpa digesek, dan tanpa pemberitahuan, transaksi yang melebihi limit bisa disetujui.

Dan, ketika ditanya soal tarik tunia Rp 100 ribu tidak bisa, sedangkan yang Rp 2 juta lebih bisa disetujui, meski melebihi limit. Jawabannya, itu saya tidak tahu. Tahunya ada data yang memunculkan pengeluaran untuk transaksi dengan Mahasindo Tour & travel Jakarta, sebesar Rp 2.999.000.

Dalam pembicaraan yang panjang, intinya, dana yang sudah dikeluarkan bank harus dipertanggungjawabkan nasabah, tidak bisa dibantu meski bebagai permasalahan sudah di sampaikan. Saran lain dari Yunita, ’’Pakai saja fasilitas yang sudah dibayar. Dan, pembayaran sesuai minimal Rp 3.580.109 harus dilakukan’’.

Jawaban tersebut sangat menyakitkan, mengingat sudah saya jelaskan bahwa teranyata perusahaan Mahasinda Tour & Travel Jakarta yang beralamat di Jl Benda Raya No 12F Kemang, Jakarta Sekatan, tidak ada. Dan kartu member yang menjadi sarana untuk menginap di hotel berbintang tiga dan empat tidak berlaku. Beberapa hotel yang dikonfirmasi; menyatakan tidak ada hubungan kerja sama dengan perusahaan tersebut. Karena itu, voucher dan kartu member tidak bisa digunakan.

Perusahaan Mahasinda  dengan no telp 021-7813340 tidak dapat dihubungi. Begitu juga, no telp 082110764285 atas namas Vino yang mengaku sebagai Business Card Manager di perusahaan tersebut, sekarang ini, hanya terdengar nada suara, ’’untuk sementara tidak bisa dihubungi’’. Yang menjadi pertanyaan, mengapa perusahaan fiktif bisa disetujui dengan pencairan uang yang sudah melebihi batas fasilitas nilai kredit.

Dari sini saya timbul kecurigaan jangan -jangan memang ada permainan kucing-kucingan dengan orang dalam untuk bagi-bagi hasil. Mengingat, nomor kartu kredit dan identitas pribadi saya bisa ditekahui Vino, Busines Card Manager. Hal yang menjadi perhatian saya,  oleh Yunita petugas Citibank yang menerima pengaduan saya, sudah banyak dialami nasabahnya. Nah, kalau sudah tahu kenapa tidak ada antisipasi agar tidak merugikan orang.

Karena tidak puas dengan jawaban Yunita, sorenya (sekitar pukul 17.15) saya konfirmasi kembali ke petugas Citibank di Jakarta, Grace, tentang tanpa digesek kartunya dan masalah melebihi limit bisa disetujui. Dijelaskan, tanpa digesek kartunya, bisa cair, hanya dengan melihat nomor kartu empat digit dari belakang. Penarikan melebihi limit bisa disetujui untuk transaksi bukan tarik tunai, dengan tanpa pemberitahuan kepada nasabah. Dan, ketika ditanya apa ada orang dalam yang membocorkan rahasia nomor kartu kredit. Oleh Grace dijawab, tidak ada. Namun, saat ditanya bagaimana orang lain bisa tahu nomor kartu kredit saya, dijawab, itu tidak tahu. Kalau jawabannya tidak tahu, lantas sejauhmana tanggungjawab bank dalam melindungi rahasia identitas nasabah (nomor kartu kredit).

Lebih lanjut, masalah pembayaran yang minimum Rp 3 juta lebih itu, Grace menegaskan harus dipenuhi. Kalau tidak akan dikenakan denda pada penagihan bulan berikutnya. Nah kelau begini sejauh mana arti pelayanan yang baik terhadap nasabah. Apalagi bunganya kalau dihitung mencapai 10%/bulan. Dengan ini, semoga bank tersebut mau melakukan instrospeksi dengan memperbaiki layanannya. Jangan sampai seperti lintah darat, dan merugikan nasabah. Kalau sudah melebihi limit seharusnya tegas, ditolak.

Priyonggo
Jl Puspowarno VI/2a
Semarang.


Ketidaksportifan di Kolam Renang

Kami sebagai warga bangga dan salut dengan perkembangan olahraga di Kota Pekalongan, terutama di cabang renang, berbagai even telah diselenggarakan di Kota Batik ini. Salah satunya Popda 2011 yang dilaksanakan di kolam renang, 7 Maret 2011 yang merupakan kolam renang kebanggaan warga Kota Pekalongan.

Pada Popda 2011 juga merupakan sarana untuk mencari atlet/calon atlet renang berbakat, sesuai dengan slogan dunia olahraga yang selalu menjunjung tinggi sportifitas, namun slogan itu telah ternodai dengan ketidaksportifan juri, terutama juri gaya yang mana telah terjadi kecurangan, tetapi tidak melakukan tindakan diskualifikasi. Yaitu pada gaya ganti 200 meter putra tingkat SD dimana atlet di lintasan 5 (UPTD Pekalongan Utara) sebelum peluit start ditiup sudah loncat (mencuri start). Ratusan penonton, para official menyaksikan kejadian tersebut dan kami yakin juri gaya pun menyaksikannya, tetapi kenapa tidak mendiskualifikasi si atlet?

Kepada ketua panitia pelaksana Popda 2011 cabang renang, apa pun bentuk protes/ketidakpuasan hendaknya ditanggapi dengan bahasa yang halus dan santun, bukan sebaliknya. Kepada Dindikpora Kota Pekalongan mohon untuk masa-masa yang akan datang panpel cabang renang diisi orang yang betul-betul berjiwa sportif dan jujur, independen, berhati nurani, ahli di bidangnya, sehingga dengan demikian kami yakin cabang renang Kota Pekalongan akan semakin maju.

Melodi Handadari, SH
Jl Besi Kuning No 2 RT 01 RW 08
Perum Podosugih
Kota Pekalongan

Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER