panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Semarang Metro
21 Maret 2011
Rute Tol Semarang - Batang Bergeser
KENDAL - Rute jalan tol Semarang - Batang yang melewati Kendal diperkirakan akan bergeser dari rencana awal. Sejumlah titik yang kemungkinan bergeser berada di Desa Rejosari, Ngampel dan Desa Rowobranten, Gemuh.
Hal itu karena ada komplain dari beberapa warga terkait rute yang banyak melewati pemakaman tokoh setempat. Warga menolak jalur tol itu jika harus menggusur sejumlah makam yang memiliki nilai sejarah lokal.

Namun hingga kini panitia pembebasan tanah (P2T) belum memberikan penjadwalan rencana pembebasan lahan ke Komisi A. Rapat antara Komisi A dan P2T beberapa waktu lalu gagal karena tidak kuorum.
“Memang informasi yang kami terima ada beberapa pergeseran titik tol yang melewati Kendal,” ujar anggota Komisi A, Kartika Nursapto.

Dia menjelaskan, pergeseran titik tol di antaranya berada di Desa Rejosari, Kecamatan Ngampel. Jalan tol yang rencananya melewati desa tersebut kemungkinan bergeser ke selatan sekitar satu kilometer masuk Desa Jatirejo.
Pergeseran lain kemungkinan terjadi di Desa Rowobranten, Kecamatan Gemuh. Titik tol di desa tersebut bakal digeser ke utara atau selatan. Pasalnya, lokasi semula bakal menerjang areal pemakaman desa setempat. Padahal di sana terdapat makam sesepuh desa, KH Masykur.

“Warga sudah mengusulkan jalan tol tidak menerjang makam itu. Surat dari warga yang tembusannya ke Dewan sudah kami  terima, dan ini menjadi catatan juga bagi Komisi A,” ujar Kartika.

Acuan Tetap

Dengan demikian, tak tertutup kemungkinan ada lagi titik-titik yang bakal berubah. Namun hasil survei dan pematokan yang dilakukan tiga tahun silam, tetap menjadi acuan jalan tol.
“Artinya pergeseran yang terjadi tidak akan mengubah seluruh rencana jalan tol itu. Diperkirakan yang bergeser tidak lebih dari lima persen,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut Kartika mengungkapkan, Komisi A akan membentuk tim pemantau pembebasan lahan. Tim ini  mengawasi seluruh proses pembebasan hingga tuntas.
Ketua P2T, Bambang Dwiyono sebelumnya mengatakan, pembebasan lahan diperkirakan rampung akhir tahun ini. Proses sosialisasi dan rencana tawar-menawar harga ganti rugi sudah dimulai.

Pihaknya minta warga yang tanahnya terkena jalan tol tidak tergiur dengan iming-iming calo.
“Semua proses ganti rugi tidak lewat calo, tapi langsung dengan pemilik lahan,” jelasnya saat itu.(H71-16)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER