SURABAYA- Perampokan di siang bolong terjadi di Kota Surabaya, Jumat (11/3). Korbannya adalah Tutik (37), warga Jalan Asemrowo 3 Surabaya.
Pelaku membawa kabur uang Rp 87 juta yang baru saja diambil korban dari Bank Central Asia (BCA) Jalan Tidar.
Informasi menyebutkan, pelaku berjumlah empat orang bersenjata golok. Saat itu Tutik bersama suaminya, H Sukri (42) dan anak mereka bernama Dana (27) hendak mendatangi kantor notaris di Kalibutuh. Mereka naik mobil Mitsubishi Pajero hitam L-1896-PH.
Tanpa disadari, mobil yang mereka tumpangi dikuntit kawanan perampok. Saat mobil itu diparkir, sekitar pukul 10.45, pelaku yang berboncengan dua motor mendatangi mereka, lalu menodongkan golok.
Salah seorang di antaranya merampas tas berisi uang yang dibawa Tutik dan Dana.
“Tas langsung saya serahkan. Saya takut karena mereka membawa golok,” kata Tutik kepada wartawan, saat melapor ke Mapolrestabes Surabaya.
Dia menambahkan, para pelaku memakai jaket dan helm. Setelah perampok kabur, dia dan suaminya baru berteriak untuk meminta pertolongan.
Namun, kawanan perampok telanjur kabur dan menghilang di tengah kepadatan lalu lintas.
Tentang nilai kerugian, Tutik mengatakan, tas miliknya yang disikat penjahat itu berisi uang Rp 87 juta, dua ponsel Blackberry, paspor, kartu ATM, KTP, dan lain-lain. (G14-59)
(
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad