panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Banyumas
05 Januari 2011
Diduga Edarkan Uang Palsu, Dua Orang Ditangkap
PURWOKERTO- Hadi Martoyo (47) warga Desa Kemangkon, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga dan Muklisin alias Gus Muh (35) warga Grumbul Pathoksutren, Desa Wirogaten, Kecamatan Mirit, Kebumen ditangkap anggota reserse Polres Banyumas. Keduanya diduga mengedarkan uang palsu. Tersangka Hadi ditangkap Kamis (30/12) pagi, saat sedang memarkirkan sepeda motor di pertigaan samping RSUD Banyumas. Sedangkan tersangka Gus Muh ditangkap di jalan raya Tambak, Banyumas siang itu juga.

Dari tersangka Hadi, polisi menyita uang palsu pecahan Rp 50.000 sebanyak delapan lembar dan pecahan Rp 2.000 sebanyak enam lembar. Upal tersebut disembunyikan di bawah jok motor. Sementara dari tersangka Muklisin, disita 26 lembar uang palsu pecahan Rp 50.000. Kapolres Banyumas AKBP Untung Widyatmoko melalui Kepala Subbagian Humas AKP Joko Witarso kemarin mengatakan, kedua tersangka kini ditahan di Polres Banyumas. Barang bukti yang disita seluruhnya sebanyak 34 lembar uang palsu pecahan Rp 50.000 dan enam lembar pecahan Rp 2.000.

Dia mengatakan, penangkapan pengedar uang palsu itu merupakan hasil penyelidikan anggota reserse, setelah mendapat informasi bahwa ada orang yang memperjaulbelikan uang palsu. Setelah menyelidiki, polisi menemukan Hadi, orang yang menjadi perantara penjual uang palsu.

Unit IV dipimpin Kepala Unit IV Reserse, Ipda Djunaidi bersama anak buahnya kemudian menangkap Hadi. Polisi juga menemukan barang bukti uang palsu pecahan Rp 50.000 dan Rp 2.000 di bawah jok motor tersangka. Uang palsu tersebut merupakan contoh yang akan diperdagangkan.

”Sebagai broker, dia menawarkan perbandingan 1 : 3, yakni satu lembar uang asli dapat tiga lembar uang palsu. Broker itu siap menyediakan dalam jumlah besar hingga ratusan juta rtupiah. Untuk partai kecil tak dilayani,” jelasnya. Kepada polisi, Hadi mengaku kalau uang palsu yang diperjual belikan itu berasal dari Muklisin asal Kebumen. Atas pengakuan itu, polisi pun menagkap Muklisin. (G23-63) (/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER