panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Banyumas
27 Desember 2010
Meriah, Operet Natal di Paschalis Hall
PURWOKERTO- Ratusan anak-anak memadati Paschalis Hall saat perayaan natal anak, Sabtu (25/12) lalu. Dalam perayaan tersebut anak-anak tampak antusias mengikuti seluruh acara yang dimulai sejak pagi.

Perayaan yang dimulai dengan doa bersama tersebut juga menggelar operet natal berjudul Jhony dan Sinterklas. Pementasan tersebut merupakan puncak acara setelah sebelumnya anak-anak diajak bernyanyi bersama oleh pemandu acara.
Menurut Seksi Acara, Monica, pementasan operet Jhony dan Sinterklas menceritakan tentang Jhony yang memiliki keterbelakangan mental. Karena hal itulah kedua kakaknya selalu berbuat usil padanya. Hal itu membuat ibunya mengira Jhony kerap membuat onar, sehingga kerap dimarahi.

Pada saat Natal tiba, ia sangat berharap Sinterklas datang ke rumah, namun harapannya selalu dipupuskan kedua kakaknya. Meski kedua kakaknya kerap berbuat jahil dan usil padanya, Jhony tak pernah menaruh dendam. Bahkan, ia selalu berdoa agar sinterklas juga memberi hadiah pada kedua kakaknya.
"Dengan pementasan itu diharapkan anak dapat meneladani sikap Jhony, sehingga bisa menjadi anak yang baik," ujarnya.

Melihat penampilan tersebut, anak-anak tampak terhibur bahkan mereka tetap tak beranjak dari tempat duduk hingga pertunjukan yang berdurasi sekitar satu jam usai. Monica mengatakan, pertunjukan itu merupakan salah satu rangkaian acara yang digelar Keuskupan Purwokerto dalam merayakan Hari Natal.

Ia mengatakan, pementasan tersebut melibatkan 13 anak-anak. Delapan di antaranya tampil sebagai penari, sedangkan lima lainnya tampil sebagai pemain operet. "Pertunjukkan operet itu hanya dipersiapkan selama lebih kurang dua minggu," tambahnya.

Salah seorang pemain operet yang berperan sebagai Sinterklas, Andreas H Pratama (11), mengaku meski persiapannya minim namun tidak membuatnya grogi saat tampil di panggung. Bahkan ia mengaku sangat senang berperan sebagai Sinterklas. "Aku kepingin ada Sinterklas datang waktu Hari Natal," tuturnya.
Pernyataan senada dilontarkan Cinta Dea H (10), yang berperan sebagai penari dalam pentas operet tersebut. (K17-17) (/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER