panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Olahraga
16 November 2010
Yoga Mundur dari Pelatda Tarung Derajat
SEMARANG - Salah satu atlet tarung derajat (petarung) Semarang Yoga Prasetya mundur dari Pelatda Jateng untuk persiapan Kejurnas Piala Presiden, pada Desember.  Alasan pengunduran dirinya karena atlet yang bersangkutan diterima bekerja di sebuah instansi.

Pelatih tarung derajat Semarang Heru Sudjatmiko mengatakan, dengan mundurnya atlet yang berlatih di Satlat Kodim 0733 BS/Semarang itu, berarti Semarang kini tinggal menyisakan tiga petarung yang bertahan di Pelatda. Mereka adalah Ragil Titi Sari, Sucipta Rasa, dan Eko Satria.

“Saya tidak bisa melarang atlet kami mundur dari Pelatda. Terlebih alasannya adalah urusan pekerjaan. Bukan kami tidak loyal pada Jateng tetapi ini keinginan atlet yang bersangkutan,” katanya.

Meski mundur dari Pelatda persiapan Kejurnas, Heru memastikan Yoga tidak mundur dari kegiatan tarung derajat. Latihan rutin tetap dilakukan untuk persiapan berbagai kejuaraan. Termasuk pada babak kualifikasi PON tahun depan, Yoga siap bersaing.

“Saat ini, Yoga belum bisa izin ke luar kota karena urusan pekerjaan. Namun latihan tetap dijalani untuk persiapan berbagai kejuaraan,” katanya.

Menurut Heru, meski Semarang menyisakan tiga petarung, tetapi Ibu Kota Jateng itu tetap mendominasi atlet. Hal ini berarti prestasi tarung derajat Semarang di tingkat Jateng masih diperhitungkan.

Persiapan Kota Semarang saat ini adalah menggelar kejuaraan antarsatlat yang dijadwalkan pada 18-19 Desember di Undip Pleburan.  Kejuaraan dengan tajuk Piala Ketua Umum Kodrat Semarang ini harus digelar tahun ini sebagai pengganti ditiadakannya Porwakos. Sebelumnya dalam menentukan jadwal kejuaraan ini, Pengkot mempertimbangkan agenda Pengprov Kodrat, yaitu rencana digelarnya Kejurda.

“Setelah Kejurda batal digelar tahun ini, akhirnya kami memutuskan kejuaraan antarsatlat harus digelar dan waktunya Desember nanti. Seharusnya Kejurcab untuk memilih atlet yang akan tampil di Kejurda. Berhubung tidak adanya Kejurda, Kejurcab kali ini untuk persiapan Kejurda tahun berikutnya,” terangnya. (H32-71)

Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER