SEMARANG- Sebanyak 225 siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Se-Kota Semarang memenuhi lantai dua Gedung Fumanisa Universitas Sultan Agung, Kamis (26/8). Mereka antusias mengikuti lomba mewarnai kaligrafi Asmaul Husna.
Lomba tersebut bagian dari Festival Anak Sholeh yang digelar dalam rangka Bazar Ramadan dan Festival Budaya Islam 60 tahun Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung.
Satu dari tiga kegiatan festival itu diyakini cukup efektif dalam melatih motorik anak sejak usia dini.
Ketua Panitia Bazar Ramadan dan Festival Budaya Islam 60 tahun YBWSA, Ery Wibowo menjelaskan, titik poin kegiatan ini adalah mendekatkan anak pada pengenalan Asmaul Husna Allah SWT.
”Misi dari yayasan adalah membentuk generasi yang baik. Ini tentunya tidak hanya kami lakukan pada mahasiswa tapi juga melalui pembinaan siswa sedini mungkin,” ujarnya di sesela lomba tersebut.
Dibimbing guru dan orang tua, para siswa dengan lincah menggerakkan jari jemari di kertas gambar.
Usai panitia melontarkan aba-aba dimulai, para siswa yang terbagi kelompok play group dan taman kanak-kanak ini cekatan memulas tulisan kaligrafi.
Yusrina (26), guru TK Sultan Agung menilai kegiatan ini positif untuk pengenalan Asmaul Husna sejak usia dini. Tak hanya olah kreativitas tapi juga positif bagi perkembangan psikologi spiritual anak. (J9-52) (
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad