panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Ekonomi & Bisnis
17 Juli 2010
Jaga Mutu, Tata Niaga Susu Diberlakukan
SEMARANG-Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jateng memberlakukan tata niaga komoditas susu untuk menjaga mutu dan agar terserap industri pengolahan susu.

Belakangan ini industri pengolahan susu mengalihkan sumber pasokannya dari Jateng ke provinsi lain.

Kepala Dinas Ihwan Sudrajat mengatakan tata niaga itu menekankan ada standard operating procedure (SOP) mulai petani hingga jalur distribusi sebelum sampai industri pengolahan susu. Ditengarai, penolakan susu karena sudah tidak lagi murni.

”Inti pemberlakuan SOP adalah ada etika berbisnis dan harus bisa menjadi kultur bagi mereka. Rantai distribusi yang panjang sebelum sampai industri pengolahan susu harus dijaga kualitasnya. Dalam proses perjalanan yang panjang itu merekalah yang mengetahui susu itu seperti apa. Kualitas susu yang buruk menjadikan industri pengolahan susu enggan menerima,” tandasnya, kemarin.

Beberapa waktu lalu penegasan SOP itu dilakukan melalui penandatanganan kesepakatan antara Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Koperasi dan UMKM, Biro Produksi Setda Provinsi, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jateng.

Ditinggalkan

Ihwan menyebutkan beberapa industri pengolahan susu besar yang mengambil pasokan susu dari Jateng adalah PT Sari Husada (produsen susu bayi SGM), PT Indolakto (produsen Indomilk), dan PT Frisian Flag (produsen susu Bendera).
Jateng bukan satu-satunya provinsi yang memasok susu ke perusahaan itu. Apabila standar mutu tidak diperhatikan, bukan tidak mungkin Jateng akan ditinggalkan industri pengolahan susu.

Beberapa daerah yang menjadi sentra produsen susu di Jateng adalah Kabupaten Boyolali, Klaten, Magelang, Banyumas, dan Kabupaten Semarang. Setiap hari kapasitas produksi susu Jateng mencapai 252.000 liter.

Perintisan tata niaga susu, kata Ihwan, sudah mulai dibahas setahun lalu. Jika mutu susu bisa dijaga, harga bisa lebih tinggi dan stabil. ”Sekarang harga berkisar Rp 2.000-Rp 3.000/liter,” ujarnya. (H22-29)         (/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER