panel header


OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
Jangan Sok Kuasa, Sok Besar, Sok Sakti
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Solo Metro
12 Mei 2010
Merindu Alunan Musik Keroncong
SAMBIL sesekali menepukkan tangannya, Gesang tampak menikmati ketukan demi ketukan alunan musik lagu Bengawan Solo. Sebuah lagu yang membuat namanya mendunia, pagi itu diperdengarkan oleh sejumlah siswa SMA St Yosef.

Lamat-lamat, terlihat bibirnya ikut menyanyikan lirik lagu tersebut. Kendati pendengarannya sudah jauh berkurang, nampaknya penampilan langsung tersebut begitu dihayatinya. Sepanjang tiga lagu yang dibawakan, kakek berusia 92 tahun itu selalu melempar senyumnya di antara gurat-gurat wajah tuanya yang keriput.

"Kami sengaja datang ke sini untuk menghibur Mbah Gesang usai sakit beberapa waktu lalu. Kami yakin  beliau rindu akan suguhan musik secara live seperti ini," terang salah satu anggota grup keroncong, Theresai Nugraheni, Senin (10/5).

Pada kesempatan itu siswa kelas XII IA ini juga menyatakan, sudah sejak lama ia bersama teman-temannya mengidolakan sosok Gesang. Walau sudah beberapa kali datang ke rumah Gesang, tetap saja selalu mengesankan.

Pagi itu, bersama teman-temannya dia menyanyikan tiga lagu. Selain Bengawan Solo, Sapu Tangan dan Gambang Suling ditampilkan di ruang tamu rumah Gesang. Lengkap dengan membawa sejumlah alat musik.

Lestarikan Keroncong  

Gesang sangat berterima kasih atas kunjungan siswa tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa generasi muda juga harus ikut melestarikan musik keroncong. Tidak hanya generasi yang sudah tua yang menyukai keroncong, anak-anakpun alangkah lebih baik juga mulai diperkenalkan dengan musik asli Indonesia tersebut.

"Semua penampilan bagus. Lagu itu seperti anak, punya banyak harus disayang semua. Hanya saja penerimaan di luar yang berbeda," katanya saat ditanya penampilan mana yang paling disukai.

Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMA St Yosef Anton Suroyudo menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan salah satunya untuk menambah jam terbang siswa dalam pentas. Di samping Gesang adalah idola yang menjadi panutan dalam bermusik.

"Semoga Sang Maestro bangga terhadap siswa kami, generasi muda yang peduli terhadap keroncong. Semoga sekolah lain juga turut menjadikan keroncong sebagai salah satu kegiatan luar sekolah yang positif," tandasnya. (Astuti Paramita S -91)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER