SEMARANG-Demo menolak Ujian Nasional (UN) sebagai alat penentu kelulusan kembali terjadi. Jika Senin (3/5) lalu mahasiswa BEM KM IKIP PGRI, kini giliran puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Semarang menggelar aksi serupa di Bundaran Videotron, Selasa (4/5).
Dalam aksinya, mereka membakar sejumlah atribut demo sebagai bentuk kekecewaan terhadap kebijakan pemerintah terhadap pendidikan nasional yang memberlakukan UN sebagai penentu kelulusan siswa.
Sebelumnya, sejumlah pendemo terlibat adu mulut dengan petugas yang melarang adanya aksi bakar dalam demonstrasi tersebut. Namun, mereka nekat untuk membakar atribut demo berupa kotak bertuliskan Bank Soal Bahasa Indonesia dan Matematika serta sejumlah poster lainnya.
Tak hanya itu, para pendemo juga menggelar aksi teatrikal. Dalam teatrikal itu, dua pendemo menggambarkan penderitaan siswa karena terbebani sekumpulan soal UN sebagai penentu kelulusannnya.
Ketua HMI Cabang Semarang, Sindi Setiyadi mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa dalam rangka Hari Pendidikan Nasional. (H55-87)
(
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad