panel header


RUKUN AGAWE SANTOSA
Bersatu Kita Teguh
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Teknologi
03 Mei 2010
INFOTEK
Pembangkit Energi Unik
GOOGLE, eBay, FedEx, Walmart, dan Coca-Cola adalah beberapa perusahaan yang telah menggunakan pembangkit energi unik. Pembangkit itu merupakan pengembangan dari teknologi yang semula hendak digunakan untuk program ruang angkasa ke Planet Mars.

Bloom Energy, perusahaan teknologi asal Silicon Valley, AS, membuat teknologi yang dapat mengonversi udara dan bahan bakar menjadi listrik melalui proses kimia ramah lingkungan. Bahan bakar seperti biogas dan bahan bakar alami lain dihantarkan melalui anoda, sementara udara dihantarkan lewat katoda. Di antara anoda dan katoda terdapat elektrolit. Ion oksigen kemudian bereaksi dengan bahan bakar untuk memproduksi listrik.

“Bertahun tahun, kita mendengar janji akan ada solusi energi baru, terjangkau, dan bersih,” kata John Doerr, salah satu direksi Bloom Energy, sebagaimana dikutip VIVAnews dari Irishtimes, 16 April 2010. “Kini, Bloom menghadirkan teknologi itu,” ucap dia.

Bloom Energy dikembangkan Dr KR Sridhar, profesor bidang aeronautikal dan rekayasa mekanis. Saat terlibat proyek penjelajahan ke Planet Mars, mantan penasihat NASA itu menyadari teknologi yang mereka kerjakan (kombinasi energi surya dan air untuk menyediakan udara dan bahan bakar pesawat untuk pergi ke Mars) bisa diterapkan di bumi.

Peranti itu diproduksi dengan material terjangkau. Komponen utama pembangkit listrik itu adalah ribuan keramik padat dari bubuk serupa pasir. Setiap server berukuran satu ruang parkir mobil dapat menyediakan daya 100 kW.

Perangkat itu sangat efisien serta mudah diinstalasikan dan dirawat. Pembangkit itu juga menyediakan daya secara konstan. Tak seperti pembangkit listrik tenaga angin atau surya.

Dibandingkan dengan sumber energi konvensional berbasis fosil, energi tersebut dapat mereduksi emisi CO2 dari konsumsi daya antara 40% dan 100%. Bloom Energy mengklaim teknologi itu 67% lebih ramah lingkungan ketimbang sumber daya berbasis batu bara.

Disebutkan, setiap unit berkapasitas 100 kW dapat memasok energi untuk 100 rumah atau kantor berukuran 9.100 m2. Makin besar perusahaan, unit pembangkit listrik bisa ditambahkan. Caranya cukup dengan menambahkan unit baru dan menghubungkan setiap pembangkit listrik itu. (Eko Ardiyanto-53)

Pemantau Tekanan Darah

ADA-ADA saja ulah para ilmuwan di dunia. Mereka acap kali menciptakan sesuatu berdasar ide yang tak terpikirkan orang lain. Bahkan terkadang membuat orang lain tercengang. Kok bisa?

Ya, kali ini, para ilmuwan menciptakan peralatan unik yang bisa menjadi referensi bagi dunia kedokteran di Indonesia. Peranti itu memang alat medis. Namun, jangan salah, orang awam pun dapat memakai peranti itu untuk memantau tekanan darah selama 24 jam. Lo? Apa tak terlalu ribet?

Kemudahan, itulah prinsip alat tersebut. Berbeda dari peralatan yang dapat memantau tekanan darah lain, peranti baru itu menggunakan metode kecepatan denyut arteri manusia. Namun sampai saat ini pengembangan alat itu masih jadi perhatian MIT.

Sejauh ini, peralatan itu dapat mendeteksi naik-turun tekanan darah manusia, yang boleh jadi karena pengaruh stres atau penyebab lain. Harry Asada, ketua tim MIT, menuturkan akan membuat peralatan itu sedemikian rupa sehingga bisa dijual-belikan. Bahkan kemungkinan besar kelak peranti itu dapat digunakan untuk memantau penderita apnea. (Narulita Dwi Ardiyanti-53)

Ponsel Keroposkan Tulang?

PENGGUNAAN telepon seluler (ponsel) ternyata bisa memicu pengurangan kepadatan tulang pinggul. Itulah hasil penelitian peneliti dari Turki. Mereka menggunakan sinar X rangkap dua untuk mengukur kepadatan tulang pinggul pada 150 pria yang meletakkan ponsel di pinggang.

Para pria itu rata-rata membawa ponsel di pinggul 15 jam setiap hari dan telah menggunakan ponsel selama enam tahun. Berdasar hasil pemeriksaan sinar X dan penelitian lebih lanjut diketahui, kepadatan tulang pinggul para pria itu berkurang karena ponsel.

Pengurangan kepadatan tulang itu memang tak terlalu signifikan dan bisa dikategorikan dalam osteoporosis. “Walau tidak signifikan, para pria yang rata-rata berusia 32 tahun itu dalam beberapa tahun mendatang berisiko tinggi mengalami keropos tulang,” kata Dr Tolga Atay dan Suleyman Demirel, tim peneliti dari University di Isparta, Turki, seperti dikutip VIVAnews dari Healthday.

Penelitian itu dipublikasikan pada Journal of Craniofacial Surgery edisi September 2009. Penelitian menunjukkan, gelombang elektromagnetik ponsel bisa merusak dan mengurangi kekuatan tulang.
Tim peneliti mengharapkan para produsen ponsel mengembangkan produk yang aman dan bisa mengurangi efek negatif ponsel bagi kepadatan tulang. Mereka menyarankan para pengguna ponsel sesekali menghindari paparan gelombang elektromagnetik dari ponsel.

Saat tidur, usahakan mematikan ponsel. Jika tak mungkin dimatikan, letakkan ponsel agak jauh dari tempat tidur sehingga mengurangi dampak negatifnya. (M Tafta Zaini Ardiyanto-53) (/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER