SEMARANG - Untuk lebih mempopulerkan Semarang secara internasional salah satunya bisa dilakukan melalui Enchanting Indonesia. Enchanting Indonesia merupakan program tahunan KBRI Singapura bekerja sama dengan berbagai pihak di Singapura.
“Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan publik setempat akan kekayaan seni dan budaya Indonesia sekaligus mempromosikan Indonesia sebagai tujuan wisata yang sangat menarik di Asia,” ungkap oleh Lanang Seputro, First Secretary KBRI Singapura di Hotel Grand Candi Semarang, kemarin.
Enchanting Indonesia keempat kali ini, lanjut Lanang bertemakan “Just a smile away from the Wonder Archipelago” sedianya diselenggarakan di Civic Plaza Orchard Road Singapura. Semarang berkesempatan menjadi salah satu dari 14 provinsi di Indonesia yang tampil pada event yang akan berlangsung 3-4 Juli mendatang, salah satunya karena telah memiliki penerbangan langsung ke Singapura.
Pada event yang berisi pagelaran budaya, pameran produk, wisata serta table top tersebut, Kota Semarang bisa ikut serta mempromosikan potensi wisata yang dimiliki untuk lebih meyukseskan Semarang Great Sale yang akan digelar Oktober mendatang. “Semarang memiliki beberapa potensi yang hampir sama dengan Singapura. Hal itu merupakan peluang yang bisa dimanfaatkan Semarang, tinggal bagaimana pengemasannya agar lebih menjual,” paparnya.
Potensi Wisata
Lanang menambahkan, kesamaan kultur yang dimiliki Semarang dengan Singapura, seperti masyarakat yang heterogen dan sebagai kota pesisir bukan tidak mungkin untuk menjadikan Semarang sebagai salah satu tujuan wisata yang menarik.
Selain itu, banyak potensi wisata yang bisa digarap di kota ini, baik itu wisata religi maupun bangunan kuno. Warga Singapura yang telah menjadikan wisata sebagai kebutuhan dan dengan adanya krisis global membuat mereka mencari alternatif tujuan wisata yang terjangkau.
“Selain itu banyak perusahaan internasional yang berkantor di Singapura, dan tercatat 900.000 orang ekspatriat tinggal disana. Ini merupakan peluang yang bisa diambil sebagai tujuan wisata yang memberi variasi dan sensasi baru bagi mereka,” paparnya.
Melihat kesuksesan beberapa kota di Indonesia dalam mengembangkan pariwisatanya, Lanang mengatakan bahwa tidak perlu mencontoh kota lain tetapi kenali diri sendiri dulu. “Lihat apa yang bisa dimunculkan dan kita manfaatkan untuk dijual kemudian mengoptimalkannya untuk menjadi hal yang bisa dijual tanpa meninggalkan ciri khas kita,” jelasnya.
Selain itu, perlu ada langkah nyata yang bisa dinikmati pelaku usaha, sehingga bisa lebih menjual Semarang. (K7-59) (
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad