panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Kanal Sehat -- Empat Manfaat Kasih Ibu bagi Kesehatan Anak Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Banyumas
25 Maret 2010
RS Permata Medika Belum Kantongi Izin UKL UPL
KEBUMEN- Rumah Sakit (RS) Permata Medika yang baru dilaunching 15 Maret lalu mendapat teguran dari Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kabupaten Kebumen. Rumah sakit yang terletak di Jalan Indrakila, Kebumen itu belum mengantongi izin Upaya Kelola Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL UPL).

Teguran secara tertulis itu disampaikan secara langsung Kepala KLH Kabupaten Kebumen, Djoko Soetrisno ST MT didampingi Kasi Pemulihan Lingkungan Hidup, Siti Durotul Yatimah SP kepada Sekretaris Yayasan Nurul Barokah Agung Persada, Giyatmo di Rumah Sakit Permata Medika, Rabu (24/3).

Yayasan Nurul Barokah Agung Persada itu yang menaungi Rumah Sakit Permata Medika. Joko mengatakan, dokumen untuk membangun rumah sakit harus lengkap, baik secara makro maupun mikro.

Selain berada dilokasi yang mendapat izin dari pihak terkait, kondisi bangunannya juga harus memenuhi pengelolaan limbah  dari pengeluaran rumah sakit. Limbah dari pasien itu harus diolah melalui instalasi pembuangan air limbah (IPAL).

Hal itu juga diamanatkan dalam Undang-undang nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan Lingkungan Hidup. Dalam pasal 37 disebutkan bagi pihak yang memberi izin pembangunan rumah sakit harus mencabut operasinya jika tidak dilengkapi persyaratan yang ada. Diantaranya ijin UKL UPL tersebut.

Dokumen Perencanaan

UKL UPL merupakan sebuah dokumen perencanaan sebelum rumah sakit beroperasi. Tidak hanya pengolahan limbah cair saja tetapi juga semua dampak yang ditimbulkan dari keberadaan rumah sakit tersebut.

Dan, Rumah Sakit Permata Medika yang belum mendapatkan izin UKL UPL dari KLH itu ternyata sudah beroperasi. Bahkan saat ini sudah ada pasien yang menginap.

Dampak yang ditimbulkan dari keberadaan rumah sakit itu harus diuraikan dari mulai pembangunan fisik gedung. Diantaranya kebisingan, lalu lintas kendaraan serta pengangkutan bahan. Begitu juga dalam operasionalnya juga diuraikan dampak yang timbul seperti pembuangan limbah cair yang harus ada IPAL.

Giyatmo yang juga salah satu pengelola Rumah Sakit Permata Medika mengatakan akan segera memenuhi kekurangan dari persyaratan izin tersebut.

“Ada 20 perizinan yang sudah kami selesaikan terkait pembangunan rumah sakit ini (Permata Medika-Red). Namun ternyata masih ada yang kurang dan kami akan segera memenuhinya,” kata Giyatmo yang mengaku berterima kasih atas kedatangan KLH. (K5-46)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER