SEMARANG TIMUR- MInggu ini, Dinas Bina Marga Jateng berencana meninggikan Jalan Ronggowarsito. Sebab, jalan berbahan beton tersebut dinilai tidak representatif menjadi akses keluar-masuk Pelabuhan Tanjung Emas.
Padahal, jalan tersebut merupakan salah satu “gerbang” bagi wisman yang baru tiba di Semarang.
Jalan tersebut digenangi rob setinggi sekitar 25 cm sehingga pengendara malas melewatinya. Akibatnya, beberapa tahun ini, mereka memilih lewat Jl Arteri Yos Sudarso atau menerabas trotoar menuju perkampungan warga Kelurahan Tanjungmas (Semarang Utara).
Kepala Dinas Bina Marga Jateng Danang Atmodjo mengatakan, proyek tersebut rencana menelan anggaran sekitar Rp 3,5 miliar dan memakan waktu 10 bulan. Dengan ditinggikan sekitar 70 cm, kata dia, jalan tersebut diharapkan terbebas dari rob yang selama ini mengganggu kelancaran lalu lintas.
“Peninggian jalan merupakan solusi untuk menghilangkan rob yang menggenangi jalan. Perbaikan saluran tidak dilakukan karena proyek ini sudah cukup mengatasi rob,” terangnya, Selasa (23/3).
Alat Berat
Berdasarkan pantauan, tiga alat berat yakni begu, eksavator, dan vibro sudah diterparkir di sekitar genangan. Namun, berbagai material pembangunannya belum terlihat sama sekali.
Susanto, pelaksana PT Armada Hada Graha Magelang, menyatakan peninggian dilakukan sepanjang 350 meter, mulai dari perempatan Jl Ronggowarsito menuju Pelabuhan.
Pihaknya sedang menunggu hasil uji laboratorium Dinas Bina Marga. Lokasi tersebut akan diuruk dengan batu agregat A yang diambil dari Basecamp Ngaliyan kemudian baru dibeton FS45. “Ukuran batu untuk pengurukannya masih dalam tahap uji agar fit dengan dinas. Karena bukan air mengalir, maka air hanya akan lari ke tepian,” terangnya. (K26-90) (
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad