Hiburan & Seni
28 Desember 2009
Free Mencoba Angkat Isu Trafficking
SEPASANG kembar Fadlan dan Fadly kini semakin fokus dengan dunia musik setelah sibuk menjalankan profesi sebagai pemain sinetron dan model. Dengan bandnya, Free, mereka merilis album perdananya belum lama ini.
Keduanya mengaku tak hanya ingin unjuk kemampuannya dalam bermusik, namun juga ingin menjadi bagian dari industri musik Indonesia.
Kesempatan untuk menjadi band profesional tak datang tiba-tiba. Sebelum terjun ke dunia hiburan, mereka telah mencintai musik sejak remaja. Free yang beranggotakan Fadlan (vokal), Fadly (gitar, vokal), Ray (gitar), Ian (kibor), Ferry (drum), dan Aida (bas) merasa yakin ramuan musiknya bisa diterima para pendengar.
Pop Alternatif
Di bawah label Harpa, albumnya tersebut mengusung musik pop alternatif dengan hit singgle ”Perempuan”. Bagi mereka, lagu itu memiliki makna tersendiri dalam memperingati Hari Ibu, baru-baru ini. ”Lagu ini juga bermakna bagi kami bahwa perempuan adalah sosok yang perlu dihargai dan dicintai,” ujar Fadlan di Semarang.
Lagu tersebut bercerita tentang trafficking yang menggambarkan TKW sering dieksploitasi di luar negeri. Menurut mereka, perlu ada sebuah pesan tersendiri bahwa perempuan juga harus mendapatkan keadilan.
Melalui lirik bertemakan kehidupan, Fadlan dan Fadly tak ingin mengandalkan popularitas saja. Mereka juga berani mempertaruhkan kualitas dalam bermusik. ”Kami membangun band ini dari nol. Segalanya dilakukan bersama-sama tanpa memandang siapa diri kami. Hal ini menjadi mudah bagi kami untuk menjalankan proses bermusik,” ujar Fadly.
Kembar yang pernah menjadi presenter Super Twin di Indosiar ini tidak akan menyia-nyiakan kesempatan setelah mendapatkan band yang cocok untuk berkompetisi dengan ratusan band pendatang baru di blantika musik Indonesia. (K16-45)