panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Pantura
08 Desember 2009
TELUSUR
Daging Biawak Diyakini Bisa Haluskan Kulit
BIAWAK menjadi reptil yang banyak diburu beberapa tahun terakhir. Karena daging hewan ini diyakini bisa menyembuhkan sejumlah penyakit dan bisa memperhalus kulit. Sebagian orang mengonsumsi biawak untuk menjaga stamina.

Dalam pikiran Anda pasti terbayang ngeri mengonsumsi hewan melata berkaki empat dengan kulit bersisik dan kasar serta keras, seperti buaya namun berukuran kecil.

Bagi penggemarnya, daging hewan reptil ini menjadi menu makanan istimewa.
Sebuah warung di wilayah Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, menyajikan daging biawak yang dimasak menjadi berbagai olahan, di antaranya diolah menjadi sate, tongseng, biawak goreng, dan menjadi abon.

Pemilik warung adalah Kasmirah (50). Perempuan itu sudah membuka warung yang menyajikan olahan biawak sejak 12 tahun lalu. Warung tersebut dikunjungi banyak orang yang meyakini khasiat daging biawak reptil yang bisa menghaluskan kulit dan mengobati sejumlah penyakit lainnya, serta meningkatkan stamina.

Dikirim ke Jakarta

Pengunjung bisa mendapatkan olahan daging biawak di warung yang berada di Desa Bukur itu dengan harga Rp 15.000 per porsi biawak goreng atau sate maupun tongseng.

Abon daging biawak bisa didapatkan dengan harga Rp 60.000 per kilogram.
Abon juga tersedia dalam kemasan yang dijual Rp 15.000/ kemasan. ”Abon juga kami kirim ke Jakarta,” ungkap Kasmirah.

Mengenai cara mengolah daging biawak, Kasmirah membeberkan, daging goreng sebelumnya dibumbui bumbu gulai, sedangkan abon, hanya dibumbui bawang goreng, ketumbar, dan gula.

”Kalau sate, ya seperti sate kambing. Kecapnya diberi irisan bawang merah, cabai, dan tomat,” terang dia.

Warung Kasmirah melayani para pengunjung dari pagi hingga pukul 00.00. ”Karena warung di rumah sendiri, jam buka lebih leluasa,” ujar dia.

Narni (26), salah seorang pengunjung, mengaku percaya daging biawak bisa menghaluskan kulit, sehingga dia mau mengonsumsi daging biawak. Dia mengaku lebih menyukai biawak yang diolah dengan digoreng garing atau diolah menjadi abon. 

Salah satu pelanggan warung itu, Andi Blawor (50), mengaku menyukai daging biawak goreng. ”Lebih krispi soalnya, rasanya seperti daging ayam,” ungkap dia. Dia mengaku sering mengonsumsi biawak untuk meningkatkan stamina.

Kasmirah menjelaskan, pihaknya mendapatkan stok biawak dari tetangganya dengan harga beli Rp 13.000/kg. Adapun tetangganya mendapatkan biawak dari berburu di hutan. ”Jika tidak ada stok, terpaksa saya membeli ke Indramayu,” tuturnya.(S Kholidah-41)     

Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER