DEMAK - Menjelang pendaftaran CPNS formasi 2009, beredar informasi jual beli lowongan pendaftaran. Belum diketahui secara pasti dari mana asal muasal beredarnya informasi itu. Namun, banyak warga yang mencari informasi tersebut. Mereka pun kebanyakan berani mengeluarkan sejumlah dana agar bisa masuk sebagai CPNS.
Menyikapi hal itu Kabag Humas Setda Demak Rudi Santosa SH memastikan tidak ada percaloan dalam proses perekrutan CPNS di Kabupaten Demak. Menurutnya semua proses bersifat rahasia dan seleksi dilakukan oleh tim dari pemerintah provinsi.
Karena itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak tertipu oleh orang yang tak bertanggung jawab yang menjanjikan dapat menjamin masuk jadi CPNS. ’’Jangan sekali-kali percaya pada orang yang memberi janji demikian. Saya pastikan tidak percaloan,’’ katanya.
Kabag Humas Setda Demak mengatakan, pemkab akan memberi sanksi tegas jika ada oknum pegawai yang menjadi calo atau mengaku-ngaku bisa menjamin seseorang jadi CPNS. Sanksi tersebut berupa pemecatan sebagai pegawai negeri. ’’Pemkab Demak sudah melakukan upaya agar proses perekrutan CPNS ini bersih, karena itu akan ada tindakan tegas pada mereka yang mencoba bermain dalam proses ini,’’ tegasnya.
Sementara itu, menjelang pendaftaran CPNS dimanfaatkan sejumlah warga untuk berjualan soal-soal tes CPNS dan kopian pengumuman pendaftaran. Meski menjadi peluang musiman, namun diakui Wisnu, warga Genuk yang berjualan soal-soal tersebut di depan Kantor Kejaksaan, cukup memberi hasil lumayan. Setiap harinya ia bisa mendapatkan uang sekitar Rp 200 ribu.
Soal kopian informasi pendaftaran yang dijual beraneka. Ada yang rangkuman soal dari lima kali seleksi CPNS sebelumnya, ada yang lebih banyak lagi. Sedang kopian informasi pendaftaran bukan hanya untuk lowongan CPNS Kabupaten Demak tetapi juga kabupaten/kota lainnya. (H1-16) (
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad