panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Semarang Metro
31 Oktober 2009
Kesehatan Karyawan Perusahaan Rokok Diperiksa
SIDOMUKTI- Sebagai salah satu usaha penanggulangan bahaya rokok dan tembakau, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Salatiga mengadakan pemeriksaan kesehatan bagi sekitar 1.400 karyawan perusahaan rokok dan 1.000 perokok dini.

Pemeriksaan kesehatan itu sebagai bagian dari kegiatan yang dibiayai dengan menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT).    

Kepala Dinkes Salatiga dokter Suryaningsih MKes melalui Kabid Pelayanan dan Pembinaan Kesehatan dokter Farida Widayati MKes kepada wartawan mengatakan, mereka yang mengikuti pemeriksaan kesehatan tersebut para karyawan perusahaan rokok PT Agric Amarga Jaya.

Perusahaan yang menjadi mitra produk rokok Sampoerna tersebut letak pabriknya berhadapan langsung dengan kantor Dinkes yang berada di Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti.

Dokter Farida didampingi Kasi Pelayanan Dasar dan Rujukan Dasar Siti Zuraidah SKM MKes menjelaskan, pemeriksaan kesehatan juga dilakukan terhadap 1.000 perokok, 400 orang di antaranya adalah pelajar SMP dan SMA/SMK yang ada di Salatiga.

Mereka menjalani pemeriksaan kesehatan dan spirometri guna deteksi awal penyakit yang ditimbulkan oleh bahaya rokok atau tembakau. Kegiatan itu dimulai sejak Senin (26/10) lalu dan direncanakan berlangsung selama sembilan hari.

”Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi diagnostik fisik berupa rontgen paru-paru, pengecekan golongan darah dan kadar hemoglobin, serta papsmear yang diperuntukan khusus bagi sekitar 500 orang karyawati pabrik rokok yang sudah berkeluarga,” paparnya ketika memantau pelaksanaan program pemeriksaan kesehatan tersebut di PT Agric Amarga Jaya, Kamis (29/10).

Pemeriksaan Kesehatan

Dikemukakan, meski karyawan pabrik rokok yang didominasi perempuan bukan sebagai perokok aktif, mereka tetap berpotensi mengalami gangguan paru-paru dan masalah kesehatan lain. Hal itu dikarenakan keadaan mereka hampir sama dengan perokok pasif yang harus menghisap aroma tembakau setiap saat.

Menurut dokter Suryaningsih, selain untuk kegiatan pemeriksaan kesehatan, dana dari DBHCT juga dipergunakan untuk pembuatan smoking area di kompleks kantor Dinkes, serta pembelian tiga buah alat spirometri dan satu buah mobil untuk Balai Pengobatan Penyakit Paru (BP4).

Supervisor Personalia dan Umum PT Agric Amarga Jaya, Yuliani mengatakan, pihak perusahaan menyambut baik kegiatan tersebut. Diungkapkan, bila ada karyawan yang mengalami gangguan kesehatan, hal itu akan ditindaklanjuti dengan upaya penyembuhan melalui program jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek).  (H53,H2-16) (/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER