panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Semarang Metro
30 Oktober 2009
Normalisasi Saluran Jalan Fatmawati Tak Kunjung Selesai
TEMBALANG- Setelah sempat mangkrak, kini pengerjaan pelebaran saluran di pertigaan Ketileng, tepatnya ruas Jalan Fatmawati mulai dilaksanakan, Kamis (29/10). Pantauan Suara Merdeka, sejak pukul 08:00 sejumlah pekerja proyek sibuk memperbesar gorong-gorong serta mengaduk semen.

Dani (40), pengawas proyek mengatakan, mandegnya pengerjaan normalisasi tersebut karena menunggu pengerjaan pondasi di sebelah timur. Menurutnya, pengerjaan melalui beberapa tahap. Tahap pertama, pengerjaan pondasi sebelah timur. Sambil menunggu pondasi sebelah timur selesai, baru tahap kedua yaitu di sebelah barat. ’’Kalau semua dikerjakan, nanti mengganggu pengendara yang melintas,’’ kata dia.

Seperti pernah diberitakan, saluran air di kawasan itu harus dinormalisasikan terlebih dulu. Sebab, selama ini saluran yang berada di sebelah barat pertigaan Ketileng hanya berdiameter 0,6 meter. ’’Padahal normalnya, untuk perlebaran jalan diameternya minimal 1,5 meter. Fungsinya supaya saluran dapat menampung seluruh genangan air, apalagi saat hujan deras,î tutur Dani.

Selama ini, lanjut Dani, pengerjaan pondasi agak terbengkalai. Hal itu ditengarai karena garpu mesin begu membentur pipa PDAM. Pipa tersebut terletak tak jauh dari lokasi pengerukan saluran dan ditanam sedalam 0,5 meter.

Padahal, idealnya di jalan raya, minimal pipa PDAM ditanam semeter dari permukaan jalan. Akibatnya, air menyembur dari pipa PDAM kemudian menggenangi kubangan saluran.

Tidak Diberitahu

Lurah Sendangmulyo, Soeharsono mengatakan, pihaknya tidak diberitahu dinas terkait mengenai proyek normalisasi tersebut. Menurutnya, proyek normalisasi tersebut untuk mengantisipasi datangnya musim hujan. Nantinya, air yang selama ini memenuhi badan jalan, akan mengalir ke arah barat dekat SPBU. ’’Pengerjaan sudah mencapai tahap 70 persen, ’’ ujarnya.

Warga Perum Ketileng Asri, seperti Endang Sri (30)  mengeluhkan pengerjaan proyek yang tak rampung. Mengingat, pertigaan yang menghubungkan Kedungmundu, Klipang, dan Pedurungan itu merupakan kawasan padat kendaraan. ’’ Kemacetan acapkali terjadi, terutama pada jam-jam sibuk seperti pagi dan sore hari,’’ ucap dia. (K14-87) (/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER