SEMARANG-Perkembangan bisnis katering yang semakin kompetitif menjadikan pelaku di bidang itu menempuh siasat baru.
Model teknologi informasi online, misalnya, menjadi pilihan untuk menjaring konsumen dan pelanggan dalam jumlah lebih banyak.
Hal tersebut dikemukakan Ferdi dan Menik, pemilik Keisya Snack Online dalam Berkah Obrolan Sahur Ramadan di Hotel Ciputra, Selasa (2/9) pagi.
Acara kerja bareng Suara Merdeka, Djarum Super, dan Hotel Ciputra itu dipandu Achiar M Permana (Redaktur Kota Suara Merdeka) dan Reza Kartika (Radio SS 105,2 FM).
’’Dengan berpromosi melalui online, target kami adalah pelanggan dalam berbagai segmen,’’ ungkap Ferdi.
Dikatakannya, upaya merambah dunia maya juga mengacu konsep marketing yang mendasar, yakni ingin menjadi lebih baik (be better), lebih murah (be cheaper), dan berbeda (be different). Konsep tersebut digagas senjak 2003 lalu dan diharapkan bisa diterima pelanggan berbagai kalangan.
’’Kebetulan, kami berdua berlatar belakang IT,’’ ujar dia.
Efektif
Menik menambahkan, kendati menggunakan media online sebagai upaya merebut pasar, produk yang ditawarkan tetap sebagaimana umumnya snack .
’’Ada pula pelanggan dari luar kota atau bahkan luar negeri yang memesan snack untuk dikirimkan pada kerabat atau kolega di Semarang,’’ katanya.
Namun diakui untuk Ramadan pelanggan sedikit berkurang. ’’Saat ini, omset rata-rata kami mencapai Rp 20 jutaan,’’ katanya. (H41-87) (
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad