panel header


OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
Jangan Sok Kuasa, Sok Besar, Sok Sakti
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Pendidikan
28 Agustus 2009
Ganti UNS Tolak Mahasiswa Malaysia
SOLO - Mulai tahun akademik 2009/2010, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menghentikan penerimaan mahasiswa baru asal Malaysia. Sebelumnya, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang juga menolak menerima mahasiswa dari negeri jiran itu.

Namun Rektor UNS Prof Dr dokter Syamsulhadi SpKJ(K) menolak kebijakan itu dihubung-hubungkan dengan berbagai klaim Malaysia atas produk seni Indonesia. Kasus terakhir, Malaysia memasukkan tari pendet dari Bali dalam promosi pariwisatanya

”Sudah kami putuskan mulai tahun ini tak menerima mahasiswa Malaysia. Mahasiswa yang menyelesaikan studi kami beri kesempatan hingga selesai. Saat ini masih ada 25 mahasiswa di Fakultas Kedokteran,” katanya, kemarin.

Dia menuturkan langkah itu didasari pertimbangan akademis. Berdasar hasil evaluasi sejak penerimaan mahasiswa Malaysia tahun 2007/2008 dan 2008/2009, prestasi akademik mereka tak terlalu menonjol.

”Kami melihat yang masuk ke UNS bukan yang terbaik. Selain itu, selama di sini prestasi mereka tak terlalu menonjol. Kami khawatir itu kelak memengaruhi nilai rata-rata universitas kami,” ujar dia.

UMS Mencari

UNS, kata dia, akan membuka kesempatan lebih luas bagi calon mahasiswa Indonesia. Dia yakin masukan yang unggul bisa dipenuhi siswa dalam negeri. Meski menolak mahasiswa dari negeri jiran, dia optimistis bisa memenuhi ketentuan universitas berkelas dunia, yakni minimal 5% mahasiswa asing.

”Sudah ada mahasiswa Prancis, Inggris, Eropa Timur, dan Afrika di sini. Kami juga membuka program double degree dengan La Rochele Prancis dan Curtain University Australia untuk bidang ekonomi.”

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof Dr Bambang Setiadji MS, justru sedang membahas tawaran studi di kampus tersebut. ”Jika beberapa universitas lain menolak, kami justru mencari. Sebab, itu tak berhubungan dengan bidang akademis,” katanya.

Dia sudah mengirim dosen UMS, Dr Risdam, untuk membicarakan kemungkinan menerima mahasiswa dari Malaysia. Fakultas yang ditawarkan terutama Fakultas Kedokteran. Meski tak terikat studi formal, selama ini UMS dan Malaysia sering melakukan kerja sama penelitian. (J6-53)

Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER