LONDON - Arsenal tinggal selangkah lagi menembus fase grup Liga Champions. Kendati begitu, The Gunners menolak meremehkan Celtic dan memilih untuk langsung tancap gas sejak awal.
Pada laga pertama play-off pekan lalu, Celtic menyerah 0-2. Dalam pertemuan kedua di Stadion Emirates London, Kamis (27/8) dini hari WIB, Arsenal berada di atas angin.
Meski peluang lolos sangat terbuka, Manajer Arsenal menginginkan anak-anak asuhannya menyerang sejak awal.
”Kami harus menekan dan membuat ancaman di separuh wilayah lawan mulai kick-off. Kami senang melakukannya, karena kami adalah tim berkarakter menyerang dan hal itu membuat kami mengeluarkan karakter asli kami,” tutur Wenger, kemarin.
Ucapan pelatih asal Prancis itu memang bukan isapan jempol. Buktinya, dalam dua pertandingan awal Liga Primer Inggris musim ini, The Gunners berhasil mencetak 10 gol. Uniknya, tak semua gol datang dari para penyerang.
Jadi Pelayan
”Kami bisa mencetak gol dari mana pun. Para striker saat ini menjadi pelayan,” papar Wenger.
Menurut dia, tim yang bagus adalah semua pemain bisa mencetak gol. Sementara seorang penyerang yang baik adalah striker yang bisa mencetak gol dan melayani rekannya.
Arsenal dipastikan kehilangan playmaker dan kaptennya, Cesc Fabregas. Gelandang asal Spanyol itu masih mengalami cedera lutut. Serangan pasukan tuan rumah akan dipimpin Robin van Persie.
Di kubu Celtic, pelatih Tony Mowbray sepertinya tahu diri. Dia hanya menjanjikan permainan penuh semangat, walau peluang skuadnya kecil.
‘’Kami tak boleh membiarkan mereka berlama-lama dengan bola,’’ ungkap Mowbray yang musim lalu menukangi West Bromwich Albion. (rtr,A7-31) (
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad