panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Wacana
08 Agustus 2009
SURAT PEMBACA
Kapan Pengangkatan PTT dan Guru Kontrak
Materi sosialisasi program bidang PMPTK Dinas Dikpora Kabupaten Kendal 2009 halaman 5 tentang kategori guru/karyawan wiyata bakti membagi data base dalam 3 kategori. Yaitu kategori A (wiyata bakti sebelum Januari 2005, PTT, kontrak dan bantu dibiayai oleh APBD/APBN berdasar PP No. 48/2005. Data ada di BKD melalui pendataan/tes).

Kategori B (wiyata bakti sebelum Januari 2005, GTT/PTT dibiayai non-APBD/APBN (sekolah), berdasar PP No. 43/2008. Data ada di BKD melalui pendataan/tes. Di Kendal guru dan nonguru, data/jumlahnya ada di BKD, sedangkan Dinas Dikpora tidak punya kewenangan.

Kategori C (wiyata bakti biasa, mulai Januari 2005 dst). Seharusnya sudah tidak boleh mengangkat wiyata bakti — Hr. sekolah atau PTT/kontrak Hr. APBD — berdasar PP No. 48/2005. Belum ada ketentuan lanjutannya, akan diangkat menjadi CPNS atau tidak. Data guru/nonguru ada di sekolah/Dinas Dikpora. Tidak ada dalam data di BKD Kabupaten Kendal) untuk prioritas pengangkatan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil.

Pelaksanaan PP No. 48 Tahun 2005 di Kabupaten Kendal berlaku surut. Ini melanggar asas perundang-undangan bahwa UU tidak boleh berlaku surut. Pelanggaran asas hukum ini akan menjadi preseden buruk bagi Pemda Kendal dan mencederai profesi guru, yaitu UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen bagian ketujuh Pasal 39 tentang Perlindungan. PP No. 48 Tahun 2005 Pasal 8 berbunyi, ‘’Sejak ditetapkannya Peraturan Pemerintah ini semua Pejabat Pembina Kepegawaian dan pejabat lain di lingkungan instansi, dilarang mengangkat tenaga honorer atau yang sejenis, kecuali ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah. Sedangkan PP No. 48 Tahun 2005 tentang pengangkatan tenaga honorer menjadi calon pegawai negeri sipil ditetapkan di Jakarta pada 11November 2005. Penjelasan PP tersebut Pasal 3 ayat (2) berbunyi, penentuan batas usia dihitung sampai dengan pengangkatan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil. Penentuan jumlah dan batas masa kerja dihitung sejak pengangkatan sebagai tenaga honorer sampai 1 Desember 2005. Dengan demikian jumlah dan batas masa kerja untuk tahun berikutnya ditambah 1 (satu) tahun,dan seterusnya, apabila berlakunya pengangkatan menjadi CPNS tiap 1Desember tahun anggaran yang berjalan.

Kami memohon klarifikasi dan penjelasan resmi mengenai pelaksanaan PP No. 48 Tahun 2005 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (materi sosialisasi program bidang PMPTK Dinas Dikpora Kendal  2009) terhadap PTT dan guru kontrak yang diangkat mulai bulan Januari sampai dengan sebelum PP No. 48 Tahun 2005 ditetapkan. Yang selama ini masih terkatung-katung akibat penerapan PP tersebut  yang diberlakukan surut oleh Pemkab Kendal.

Yaitu mulai Januari 2005, yang seharusnya sudah tidak boleh mengangkat wiyata bakti — Hr. sekolah atau PTT/kontrak Hr. APBD, sehingga masuk dalam kategori C. Data base biasa yaitu data guru/nonguru tidak ada di BKD, melainkan di sekolah/Dinas Dikpora. Akibatnya, kini belum ada ketentuan lanjutannya, apakah mereka akan diangkat menjadi CPNS atau tidak. Demikian surat ini kami sampaikan. Atas klarifikasi dan penjelasannya, kami ucapkan terima kasih.

A/n Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat
Masyarakat Peduli Penegakan Hukum
Sutriatmo
Sekjen MPPH

***

Minta Bantuan Mobil Karya Mahasiswa Unnes

Surat kabar Suara Merdeka  Sabtu Pahing 04 April 2009 di halaman utama menampilkan foto ”Mobil Mikro dari Unnes”. Untuk itu, mohon maaf perkenankan, saya penyandang cacat, bernama   Joko Sarwono, usia 28 tahun, pekerjaan terapis kesehatan di Mutihan RT 03 RW 05 Karangan, Karanganom, Klaten ( HP.081329227823 ).

Memohon bantuan untuk diberikan mobil seperti karya rekayasa mahasiswa Unnes yang diprakarsai dosen Teknik Unnes Bapak Widya Aryadi, ST MT. Ini demi memperlancar mobilisasi saya nantinya setiap hari menuju kemandirian dunia wirausaha swasta untuk kesejahteraan sesuai harapan bangsa ini. Hingga kini saya masih terhambat kecacatan sekaligus terbelenggu kemiskinan. Besar harapan kepedulian dan terkabulnya permohonan saya dari Bapak Rektor Unnes, saya haturkan juga beribu terima kasih. Merdeka, sukses dan jaya selalu ilmuwan - ilmuwan patriot Ibu Pertiwi.
Joko Sarwono
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER