panel header


GUPAK PULUT ORA MANGAN NANGKANE
Capek Bekerja Tidak Dapat Hasilnya
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Semarang Metro
23 Juli 2009
YBWSA Siapkan Boarding School Terpadu
SEMARANG- Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) menyiapkan konsep sekolah berasrama (boarding school) terpadu. Dengan konsep itu, perkembangan peserta didik relatif lebih terpantau. Demikian disampaikan Ketua II Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) YBWSA Nuruddin SAg MPd, kemarin. Dia menjelaskan, boarding shool yang disiapkan berlokasi di kawasan Kaligawe. ’’Boarding school akan kami maksimalkan sebagai kawasan pendidikan terpadu, mulai dari SMP, SMA, hingga perguruan tinggi,’’ kata Nuruddin.

Di satu sisi, boarding school memungkinkan pihak sekolah melakukan intensifikasi pada penekanan program berbasis ilmu agama, semacam akidah, akhlak, hingga penguasaan bahasa Arab/Inggris. Di sisi lain, konsep tersebut dianggap potensial sebagai upaya untuk mengatasi tantangan pendidikan, semacam ujian nasional.

Dia mengungkapkan, di kawasan Kaligawe telah ada tiga institusi pendidikan di bawah YBWSA, yakni SMP Badan Wakaf 4, SMA Islam Sultan Agung 3, dan Unissula.  Realisasi boarding school dan konsep ’’pendidikan satu pipa’’ itu belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Sebagai persiapan, YBWSA tengah melakukan pematangan konsep dan perencanaan bangunan fisik. ’’Realisasinya mungkin tiga atau empat tahun ke depan,’’ katanya.

Pihaknya juga menyiapkan sejumlah langkah untuk peningkatan kualitas pendidikan, salah satunya mengembangkan potensi guru. Ke depan, YBWSA mengupayakan laptop bagi 200-an guru di bawah naungan yayasan tersebut, dengan mekanisme kredit tanpa agunan.

 Kepala SMA Islam Sultan Agung 3 Haris Ma’ruf mengatakan, rancangan untuk boarding school sudah mulai dibahas sejak beberapa tahun lalu. Saat ini sudah ada rintisan berupa pondok pesantren di daerah Genuk. Sejak 2008 pihaknya memperoleh bantuan dua dosen dari Universitas Al Azhar Mesir. Mereka adalah Syekh Attiya Awwad dan Syekh Sholahuddin Mansour. Menurut dia, keberadaan dua dosen dari universitas ternama di Mesir itu berdampak positif bagi SMA Sultan Agung 3, serta sekolah-sekolah di bawah YBWSA pada umumnya. (H9-37)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER