panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Ekonomi & Bisnis
18 Juli 2009
Kubota Luncurkan Alat Tanam Padi
SEMARANG - PT Kubota Indonesia (KI) meluncurkan produk mesin pertanian baru yakni alat tanam padi model SPW-48C. Presdir KI Koji Yoshida yakin di era mekanisasi pertanian, munculnya mesin ini mampu memangkas biaya saat musim tanam yang biasanya menelan sampai jutaan rupiah.

Hal ini diungkapkannya saat peresmian sawah percontohan yang berada di area kawasan PT KI Jl Setyabudi, Semarang, Kamis lalu. Sejumlah petani maupun perwakilan kelompok tani dari beberapa daerah hadir menyaksikan peresmian sekaligas peluncuran alat tanam yang berbahan bakar bensin itu.

Yoshida menjelaskan, sebenarnya keberadaan alat tanam itu kali pertama sudah diperkenalkan pada saat Soropadan Agro Industri (SAI) di Temanggung beberapa waktu lalu.

’’Ternyata minat untuk membeli alat tanam ini lumayan banyak. Hari ini, kami langsung luncurkan alat tanam padi SPW-48C,’’ kata dia.

Sebagai upaya bidikan penjualan alat tanam ini, pria asal Jepang itu sangat perhatian dengan petani dari luar Jawa. Namun demikian petani yang  dari Jawa tetap menjadi fokus penjualannya. Beberapa petani seperti dari Sumatera maupun Kalimantan sudah ada yang tertarik menggunakan mesin tersebut.

Diterangkannya, masalah yang kini dihadapi pada umumnya petani sekarang ini adalah soal efektivitas dan efisiensi. Sulitnya mencari tenaga tanam, terpaksa harus mengalokasikan lebih kurang Rp 600 ribu untuk ongkos tanam. Tentunya bila punya lahan seluas 1 hektare. Masalah efektivitas, menggunkana tenaga manusia untuk menanam padi seluas 1 ha, diperlukan waktu paling lama seminggu.

’’Tentu saja dengan permasalah itu ongkos petani untuk menanam petani sudah harus menyiapkan dana Rp 1 juta. Belum termasuk untuk membeli pupuk atau biaya yang diduga lainnya. Masalah ini kan terkadang belum sebanding dengan pendapatan,’’ kata dia.

Dengan alat tanam ini, yakin dia, petani mampu menanam padi seluas 1 ha selama 5 jam. Terlebih ongkos tanam bisa digantikan dengan membeli bensin sebanyak 5 liter seharga Rp 18 ribu. ’’Memangkas ongkos berapa ribu bila dengan menggunakan mesin ini,’’ kata dia.

Selain SPW-48C dikenalkan pula traktor pembajak sawah model KRT-140 C. Dengan klasifikasi empat roda mampu bergerak dengan cepat dalam mengolah tanah. (H37-59)   

Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER