panel header


GUPAK PULUT ORA MANGAN NANGKANE
Capek Bekerja Tidak Dapat Hasilnya
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Semarang Metro
15 Juni 2009
Disusun, Tata Ruang Berbasis Masyarakat
  • Kelurahan Pringapus Jadi Pilot Project Nasional
UNGARAN - BKM Sedya Mulya Kelurahan/ Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, menerima program pilot Project nasional Pengembangan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLP-BK) dari Dirjen Cipta Karya Departemen Pekerjaan Umum.

BKM Kelurahan Pringapus ini merupakan satu dari 18 BKM se-Indonesia yang mendapat alokasi dana Rp 1 miliar. Dana tersebut untuk tahap perencanaan Rp 175 juta, tahap marketing sosial Rp 225 juta, dan pelaksanaan Rp 600 juta. Hal ini mengemuka dalam Workshop PLP-BK Kelurahan Pringapus di Hotel Citra Dewi 2 Bandungan, Sabtu-Minggu (13-14/6).

Ketua BKM Sedya Mulya Siswa Jarwata mengatakan, penyusunan tata ruang ini melibatkan masyarakat yang mayoritas kalangan muda. ’’Kami berharap hasil partisipasi perencanaan ini menjadi Perbup tentang penyusunan tata ruang berbasis masyarakat. Ini yang membedakan pilot project 18 BKM di Indonesia,’’ kata Siswa, kemarin.

Kegiatan perencanaan partisipatif dalam workshop ini meliputi pemetaan swadaya menghasilkan delapan peta tematik, peta potensi dan permasalahan.
Kegiatan ini melibatkan elemen masyarakat dari RT RW hingga kelurahan. Perencanaan ini juga mencakup analisa potensi dan permasalahan tiap RW dan kelurahan, strategi dan tujuan, rencanan pengembangan permukiman (RPP), rencana tata bangunan dan lingkungan (RTBL), dan profil RW dan kelurahan termasuk visi Kelurahan Pringapus 2020.

Dalam workshop ini hadir perwakilan BPN, Dishubkominfo, Cipta Karya, Disporabudpar, Bina Marga, Lingkungan Hidup, Disdik, Bapermasdes, Bagian Hukum, Dinas Peternakan, Koperasi, Dinkes, Bappeda, Ketua Komisi A DPRD dokter Anis Supriyadi, dan kalangan anak muda Kelurahan Pringapus yang tergabung dalam Laskar Nata Desa (ND).

Usulan Masyarakat

Hani Soetanto anggota Komisi A DPRD menegaskan, program ini satu-satunya Perbup usulan masyarakat. ’’RDTRK Pringapus belum jadi. Sehingga hasil perencanaan ini cukup penting dan bisa untuk percontohan kelurahan lain terutama penataan lingkungan bebrasis komunitas,’’ tegasnya.

Dr Ing Asnawi Manaf ST dari tenaga ahli Undip yang mendampingi BKM Sedya Mulya ini mengatakan, finalisasi dari kegiatan ini adalah menghasilkan sejumlah draf. ’’Yakni draf akhir dokumen pengembangan kelurahan, draf akhir dokumen pengembangan permukiman (RPP), draf akhir Raperda, draf awal dokumen arahan pengembangan dan rencana tata bangunan dan lingkungan (RTBL) kawasan prioritas, serta rencana investasi dan draft awal dokumen arahan manajemen pengelolaan,’’ papar Asnawi.

Ia mencontohkan, draf pertama misalnya visi misi ke mana arah Kelurahan Pringapus ke depan. Bagaimana kegiatan bisa difasilitasi, zona pemanfaatan ruang, serta mapping masalah misalnya banjir, sampah, sanitasi, peruntukan bangunan di atas drainase, bagaimana cara mengatasinya.

Menurut dia, ada juga persoalan kekurangan air bersih, yang harus diselesaikan komprehensif oleh warga. Semua produk akan dikawal Laskar ND. Dalam program ini diharapkan ke depan ada perubahan perilaku masyarakat ke arah kehidupan lingkungan yang lebih baik. (H14-16)

Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER